Biasanya kalau tengah malam lapar tujuan saya pastilah restoran fast food, memang restoran fast food ini paling mudah dicari, suasananya nyaman dan buka 24 jam nonstop namun menu yang simple seperti nasi, ayam dan minuman bersoda adakalanya membuat rasa bosan dan tentu tidak menyehatkan (kata pakar ahli gizi ).

Alternatif kedua jika di Surabaya dan tengah malam perut saya minta diisi, jujugan selanjutnya mengunjungi kuliner kaki lima yang buka 24 jam, salah satunya warung kaki lima favorit saya adalah Warung Keputran Pak Imron di daerah Pasar keputran. Ya, Warung Keputran ini buka dari dari jam 17.00 hingga 04.30 pagi, dengan menu andalan pecel, rawon dan rawon pecel, meski saya datang tengah malam warung ini tak pernah sepi pembeli sejak tahun 1983 (wah saya belum lahir sudah buka ).

Menu favorit saya sih pecel, isinya taoge, daging suwir disiram dengan bumbu kacang. Yang unik bumbu kacang disini berbeda dengan pecel Suroboyoan lainnya, warnanya hitam pekat dan kacangnya tidak mendominasi karena dicampur dengan petis. Soal rasa? Yang pasti enak karena daging suwirnya melimpah ruah dan harganya cukup murah, jika makan berdua cukup keluarkan sekitar Rp. 35.000,- include minum es teh.
(Simpel banget racikannya)


(Pecel Keputran)