Cara Membuat Paspor Anak Online

Membuat paspor sekarang mudah banget, beda dengan ketika saya pertama kali buat paspor tahun 2009, pihak imigrasi sekarang mempermudah birokrasinya yang tak seribet dulu. Jika masih ada yang memakai jasa calo yang tarifnya dua kali lipat, sayang banget yah buang-buang uang. Dengan sistem online, mengurus paspor hanya perlu 2 kali datang.

Pengalaman membuat paspor online ini, untuk paspor anak saya yang umurnya belum genap 3 tahun. Apakah ribet? Mudah banget...

Dokumen yang perlu dipersiapkan:
  1. KTP ayah dan Ibu
  2. Paspor Ayah dan Ibu (jika sudah punya)
  3. Kartu Keluarga
  4. Akte kelahiran anak
  5. Buku nikah
  6. Surat pernyataan orang tua (ada diimigrasi, gratis)
(Semua dokumen di scan untuk permohonan online, bawa arsip asli ketika diimigrasi, foto copy di kertas A4 dan foto copy bolak-balik dengan letak atas bawah)

Langkah-langkah pengajuan online untuk paspor baru:

  1. Buka website imigrasi
  2. Pilih “Pra permohonan Personal”
  3. Jenis Permohonan: “Baru-Paspor Biasa”
  4. Jenis papor: 24h/48h/e-paspor (saya ngurus yang untuk 24 H)
  5. Kemudian Isi data diri sesuai dengan identitas
  6. Pekerjaan untu anak isi “lainnya”
  7. No identitas tulis “NIK” Nomor NIK anak ada di Kartu Keluarga
  8. Masa Berlaku isi dengan “masa berlaku KTP ayah atau Ibu”
  9. klik lanjut
  10. Isi Informasi Pemohon sesuai dengan data diri
  11. Klik Lanjut
  12. Upload semua dokumen diatas dalam format file JPG minimal 100kb maximal 1.8 MB
  13. Pilih tanggal rencana kedatangan ke Imigrasi.
  14. (Usahakan datang ke Imigrasi sesuai dengan jadwal, jika berhalangan masa berlaku permohonan adalah 7 hari dan lebih dari 7 hari apabila sudah membayar di BNI maka uang akan hangus)
  15. Cetak permohonan paspor online (lakukan pembayaran melalui Teller BNI, biaya administrasi Rp. 5000,-)



Proses permohonan paspor online di Imigrasi:
Saya memilih di Imigrasi Kediri, alasannya jika di Surabaya imigrasinya terlalu crowded, yang paling terdekat selain Surabaya adalah Kediri, perjalanannya sekitar 1 jam dari rumah. Imigrasi Kediri ini baru buka tahun 2013 kemarin, di Twitternya pun tertulis “Kami akan melayani anda dengan sabar, senyum, tanpa pungli dan integritas” jadinya saya makin penasaran apakah ada yah imigrasi yang ramah buat kita ???


(Twitter Imigrasi Kediri)

Ke imigrasi saya berangkat berdua dengan anak, saya sampai di Imigrasi Kelas III Kediri pukul 08.15 dan mendapat antrian no: 5 (imigrasinya sepi banget, dibandingkan Surabaya). Tahapan pertama adalah antri di “Customer Service”, lalu akan dipanggil petugas untuk cek dokumen (jika di Surabaya atau imigrasi lainnya harus ambil no antrian, kalau di Imigrasi Kediri tingal tumpuk map), semua persyaratan saya lengkap baik dokumen asli maupun foto copy, lalu saya diberi blanko form paspor dan surat pernyataan juga map (semua gratis).

(Map Imigrasi)

(Blanko form paspor)

(Bukti pembayaran BNI)

(print out pendaftaran online)

Seharusnya jika pendaftaran online, setelah dari customer service bisa langsung foto, namun petugas memberitahukan persyaratan untuk paspor anak adalah kedua orang tua harus mendampingi foto dan wawancara (persyaratan mutlak dan wajib). Yah, hari ini saya gagal foto buat paspor anak saya, besok ke imigrasi lagi dengan suami.

Tentang syarat kedua orang tua harus hadir di imigrasi, saya mungkin kurang teliti membaca di pengalaman beberapa blog, saya mengira diperbolehkan jika salah satu orang tuanya saja yang datang. Jika ada pertanyaan “Bagaimana salah satu orang tua kerja di luar negeri atau luar pulau?? Atau bagaimana jika salah satu orang tua sudah meninggal atau bercerai?? saya kurang mengetahuinya…

Besoknya saya dengan suami dan anak ke Imigrasi, karena terlalu bersemangat sampai di Imigrasi pukul 07.30 padahal jam buka imigrasi adalah jam 08.00. Ketika Imigrasi dibuka, saya urutan pertama (terharu ) di bagian “Customer Service”, saya mendapatkan petugas yang berbeda dari kemarin, lebih muda dan kurang ramah. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan :

(Petugas) Kenapa ini ngurusnya baru sekarang? Kenapa bukan sesuai tanggal hadir di paspor online
(Saya) Kamis berhalangan, sedangkan hari senin sudah ke imigrasi tapi tanpa suami jadi baru hari ini (selasa) ngurusnya, dikertas tertulis batas maksimal pengurusan adalah 7 hari.
(Petugas) Oke..oke…
(Petugas) Ini kenapa paspor 24 hal bukan 48 hal?
(Saya) Bapak petugas imigrasi kemarin sudah oke yang paspor 24 hal, saya kemarin sudah ke imigrasi
Petugas ini kemudian ngelirik petugas yang kemarin, Ini kok disetujui paspor 24 halaman?
(Saya) ???
(Petugas) Mau kemana memang dengan paspor 24 hal?
(Saya) Singapore
(Petugas) Sambil nanya ke petugas sebelahnya yang cewek, “Iso opo nang Singapore gawe paspor 24 hal??”
(Saya) Muka datar karena gak ditanya
(Petugas) Ini Foto Copynya pake kertas apa?
(Saya) Kertas A4
(Petugas) Sambil senyum sinis “Ini bukan A4 tetapi kwarto” sambil proses dokumen saya. Silahkan ditunggu panggilan untuk foto.



Note: artikel saya tulis terpisah tentang pilihan saya paspor 24 halaman yang mempunyai fungsi dan derajat yang sama dengan paspor 48 hal.

Selanjutnya 20 menit menunggu, saya diminta ke loket pembayaran untuk menerima antrian untuk berfoto, sedangkan pembayaran sudah saya lakukan di Bank BNI.

Giliran foto, anak saya menangis hiteris karena takut (maklumlah anak kecil), untungnya dua petugas imigrasi cewek ini ramah dan pengertian dengan anak saya. Mereka sabar sambil ngebujuk anak saya untuk mau difoto. "Tidak apa-apa buk, nunggu sampai berhenti nangis, biar foto di paspornya bagus”, saya sambil ngelirik petugas wawancara (wajahnya serem banget gak ada senyum). Ekspresinya tidak suka banget ngelihat anak saya, apalagi nih di meja petugas wawancara kan ada boneka terus dipinjam sama temannya cewek untuk ngebujuk anak saya, makin serem aja ketika bonekanya dipinjam.

Sepuluh menit menunggu akhirnya anak saya mau difoto Lalu petugas wawancara tadi mewawancarai kami dengan muka jutek. Pertanyaannya seputar mengapa saya pakai paspor 24 halaman yang identik dengan TKI. Selesai dari foto, saya diberitahukan bisa ambil paspor 4 hari kedepan yaitu hari Senin minggu depan.

Pengalaman membuat paspor online ini mudah banget, mungkin yang bikin ribet karena saya memilih paspor 24 halaman yang memang sampai saat ini masih mendapat perlakuan TKI, seangkan proses lainnya sangat mudah.

Biaya pengurusan paspor 24 halaman saya adalah Rp. 105.000, administrasi bank BNI Rp. 5.000,- Murah bukan? apabila dibandingkan melalui calo harganya antara Rp. 500.000 – Rp. 600.000,- untuk paspor 48 halaman.




Kantor Imigrasi Kelas III KEDIRI 
JL IR SUTAMI NO. 16 
KEDIRI

Telephone: 0354-688307 / 688987
Twitter : imigrasi_kediri

Update Maret 2016 :
Ada kabar baik nih buat yang ingin membuat paspor secara online, kini mulai tahun 2016 tidak perlu scan data lagi seperti KTP, akta lahir dan sebagainya. Pengisian hanya berupa data diri saja. Prosesnya juga menjadi lebih mudah, yaitu :
  • Isi data melalui website, pilih paspor biasa 48 hal. Untuk e-paspor dan paspor 24 hal tidak bisa daftar online, harus datang langsung ke imigrasi
  • Isi sampai pengisian terakhir. Jangan lupa masukkan email yang valid.
  • Setelah proses pengisian selesai, kita nantinya akan dikirimkan kode pembayaran dan link untuk laporan pembayaran.
  • Segera lakukan pembayaran di Loket BNI terdekat
  • Setelah melakukan pembayaran, lalu kirimkan nomor pembayaran BNI di link yang dikirimkan email sewaktu pendaftaran awal
  • Lalu isi tanggal kedatangan dan kantor imigrasi yang dituju
  • Datang ke Imigrasi sesuai jadwal, dan jangan lupa bawa semua berkas asli dan foto copy A4
Happy Traveling!!!

You Might Also Like

48 komentar

  1. Jadi paspor 24h..aman kan ya mba?...soalnya aku terlanjur buat itu, krn asumsi g akan sering2 ke LN dan tahun dpn rencananya mau ke korea..makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi intinya kalau pake paspor 24h harus siap mental dan sakit hati dengan perlakuan petugas imigrasi. Waktu sy ke singapore dengan anak saya yg balita umur 3 tahun, di bandara imigrasi Surabaya saya diketawain sewaktu cap paspor, jadi petugasnya nyindir sambil ketawa, sumpah saya sakit hatiiii banget. Trus dari situ saya sempat takut ketika melewati imigrasi Singapore, takut jika anak saya gak dibolehn masuk ke SIngapore, dan rasa takut saya gak beralasan sama sekali, di bandara Singapore petugas imigrasi ramah dan gak mempermasalahkan tuh paspor anak saya. Jadi kesimpulannya yang bikin ribet adalah petugas imigrasi dari Indonesia sendiri yang memperlakukan paspor 24h seperti TKI bahkan anak kecilpun diketawain...parah deh...padahal di hal 1 paspor 24 hal tertulis "This paspor is valid for all parts of the world" sama halnya dengan paspor 48 hal.

      Kalau mau ke Korea sebaiknya ngurus visa sendiri aja tanpa travel agent, karena travel agent rata-rata masih belum mau pakai paspor 24 hal, tetapi tergantung travelnya juga sih.

      Delete
    2. Makasih infonya mba..btw kl ke korea syarat visanya apa aja? Brp lm sblm keberangkatan?

      Delete
    3. syarat visa korsel disini http://diarysivika.blogspot.com/2014/02/cara-mengurus-visa-ke-korea-selatan.html atau bisa cari artikel saya di label korea selatan yah :)

      Delete
    4. kenapa juga ya harus di beda bedakan antara paspor 24h dan 48h. saya baca jadi sedikit emosi nih, dikira gak punya uang apa gimana :x mentang mentang paspor 24h biasanya digunakan oleh para pahlawan devis alias TKI

      Delete
    5. Nah, itu dia... yang lucu paspor 24h anak kecil aja diketawain apalagi yg dewasa... Kalo memang bukan untuk masyarakat umum, harus jelas peraturannya, ini UU nya ngebolehin tapi petugasnya mendiskriminasi, jadi gak jelas nasib paspor 24h.

      Delete
  2. Salam kenal.
    Menarik sekali blog nya mbak.
    Minta pertimbangan dong, saya mau urus paspor untuk saya, suami dan 3 anak saya (10, 8, 6 tahun) di imigrasi Kediri. Rumah saya Mojokerto.
    Apa saya harus daftar online dulu untuk 5 nama pemohon?
    Takut nya kalau online jadwal datang tidak bersamaan.
    Atau kah bisa langsung datang ke imigrasi Kediri daftar ditempat?
    Minta pendapat nya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga mbak :) Saran saya sebaiknya daftar online untuk menghemat waktu, jika sdh daftar online ketika di imigrasi kita bisa langsung foto paspor dan wawancara, apabila datang langsung keimigrasi setelah menyerahkan berkas hari berikutnya baru bisa foto jadi kita harus 3x datang (hari 1 menyerahkan berkas, hari ke 2 foto dan wawancara, 4 hari kemudian ambil paspor). Jika daftar online, waktu rencana kedatangan kita yang menentukan, jd sekeluarga bisa datang bersama-sama mengurus paspor.

      Delete
  3. belum lama ini saya juga urus paspor suami dan anak-anak, dengan pertimbangan jarang2 juga ke LN, dii formulir saya pilih yg 24 hal, tp waktu penyerahan berkas, ditanda terima nya langsung tertulis untuk 48 H dg biaya yang harus disetor ke BNI Rp 355rb (si petugas ga tanya2 soal knp pilih yang 24 H). Saat ditanya suami kalau kita pilihnya yang 24 H knp tertulis 48 H, jawab petugas kalau yang 24 H ga bisa dipakai buat pergi Haji (ga jelas bener atau ga jawabannya). Karena sdh lelah nunggu, jadinya kita terima aja deh 48 H...

    ReplyDelete
    Replies
    1. miris memang imigrasi kurang taransparan tentang paspor 24h

      Delete
  4. Saya juga terlanjur membuat paspor 24 halaman dgn tujuan wisata hongkong atau jepang. Pada saat interview semua petugas salih toleh ketika mengetahui klo paspor saya 24 halaman. Jika memang paspor 24 halaman itu dipermasalahkan di luar negeri, kenapa pemerintah tidak menetapkan 1 jenis paspor saja yg 48 halaman??(entah untuk keperluan apapun itu).
    Pada saat yg dijanjikan saya datang ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor. Namun ternyata paspor saya belom selesai dicetak.
    Lagi-lagi petugas yg lain bersikap aneh pada saya (karena paspor 24 halaman tadi).
    Terus terang saya kecewa dengan semua kejadian ini, hanya membuang-buang waktu saja, apabila VISA sulit untuk didapat, saya harus merubah paspor menjadi 48 halaman.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, itu dia kurang transparannya tentang paspor 24h. Kalo memang gak boleh kan seharusnya jelas, jangan dibolehin tapi kitanya yang diperlakuin kayak orang gak punya duit.

      Delete
  5. Mbak,mo nanya dunk?apa benar saat wawancara pembuatan paspor anak kedua ortu hrs hadir?
    Apa gak ada surat kuasa dari kantor imigrasi utk menggantikan salah satu ortu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu itu saya diharuskan kedua orang tua harus hadir. Tentang bisa atau tidaknya menggunakan surat kuasa saya tidak mengetahui informasi secara pasti jika mengurus paspor sendiri.

      Saya ada pengalaman, teman saya bisa menggunakan surat kuasa sewaktu membuatkan paspor anaknya dengan bantuan travel agent. Suaminya tidak bisa ikut karena tugas di luar pulau.

      Delete
  6. Halo mbak...salam kenal....
    Barusan saya pulang lagi dari kantor imigrasi....udah semangat pergi dari jam 6 pagi ehh harus pulang karena saya baru tau kalo mau buat paspor anak dibawah 18 taun HARUS didampingi kedua orangtua. Akhirnya saya tanya, apa boleh pake surat kuasa, kata satpamnya boleh , harus ditandatangan diatas materai. Nggak bisa mbayangin kalo salah satu orangtuanya diluar negeri...mau beli materai dimana ya... alhasil harus cari waktu lagi deh padahal udah bela-belain hari ini cuti... ngenes banget rasane :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, mbaknya telat baca blog saya hihihi.. Nasibnya jadi kayak saya harus bolak-balik ke imigrasi.

      Delete
  7. Saya rencana mau buat juga ni d kediri. Waktunya total berapa hari ya kira2, dari pertama datang ke kantor sampai kita ngambil semua berkas jadi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo online, Hari 1 : menyerahkan berkas+wawancara+foto lalu empat hari kemudian ambil paspor jam 15.00-17.00

      sedangkan tanpa daftar online, Hari 1 penyerahan bekas, Hari 2 foto dan wawancara dan 4 hari kemudian ambil paspor jam 15.00-17.00

      Delete
  8. Imigrasi sendiri mengakui kok kalau mereka kurang mensosialisasikannya dalam lingkungan internal mereka ...

    Dan ini kan peraturan baru, semenjak 2010, jadi ya masih banyak petugas yg ga tau. Ditambah yg bikin dan ngeyek serta adu argumentasi dengan petugas kanim belum banyak :p

    Kalau ada perlakuan kurang menyenangkan, bikin laporan saja di http://lapor.ukp.go.id

    Agar kantor imigrasi tersebut bisa bebenah, menjadj lebih baik :D

    ReplyDelete
  9. Mba mau tanya dhonk. Kl mau buat paspor unt anak yatim piatu gimana ya? Saya punya ponakan umur 10 tahun tinggal sama neneknya. Liburan sekolah mau ajak jalan bareng sama saya dan keluarga rencananya. Terimakasih mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf banget untuk informasi ini saya kurang mengetahui secara pasti. Namun saya rasa bisa menggunakan surat kuasa wali yang tercantum dalam satu KK. Untuk informasi lanjut bisa hubungi telp kantor imigrasi atau mention twitter imigrasi untuk informasi selengkapnya. Jangan lupa di share disini ya ^_^ untuk tambahan informasi teman-teman lainnya.

      Delete
  10. Hai Mbak, saya baru saja mendaftar lewat online untuk paspor pribadi saya. Saya mencari tahu cara membuat paspor anak dan ketemu dengan blog Mbak. Terima kasih sharingnya y

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, semoga membantu ya mba :D

      Delete
  11. Malem mbak, numpang nanya dong. kalo bikin paspor utk anak (bayi), si anak WAJIB udh masuk di KK ga ya? Sya mau bkin paspor tp kbneran udh mepet waktunya. Tkutnya kalo ngurus KK baru dulu ga kburu. Mhon jawaban dan saran nya ya mbak :)

    ReplyDelete
  12. KK yg ada nama saya dan istri sih udah ada mbak,,yg jadi masalah tuh nama si kecil belum masuk di KK itu :(
    pihak imigrasi kira2 bisa mentolerir soal itu ga ya mbak? :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya syarat wajibnya semua nama yg mengurus paspor harus ada di KK, begitu juga bayi. Ngga ada tolerir karena syarat mutlak

      Delete
  13. oh gitu toh.. thanks yah mbak sharingnya..

    ReplyDelete
  14. Halo,mba mau tanya dong. Jika ingin membuat paspor untuk semua anggota keluarga saya (ada 4 orang), apakah di daftar online juga harus daftar pra permohonan personal sebanyak 4 kali (untuk masing2 orang). terimakasih

    ReplyDelete
  15. Mbak, tau info bikin paspor anak kl ortunya bercerai g ya?

    Thx u.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Membawa surat cerai asli dan foto copy

      Delete
    2. Apakah tidak perlu menunjukkan surat hak asuh?

      Terima kasih.

      Delete
  16. Mba mau tanya kalu surat nikah hilang apa bisa?terus sama kk sudah lewat 5 tahun masih bisa ga mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo untuk paspor anak surat nikah wajib, jika paspor pribadi surat nikah bisa digantikan dengan akta lahir/ijazah SD. Semua data harus valid.

      Delete
  17. hai mba. mau nanya kalo paspor orang tua cuma salah satu aja yg punya bisa ga mbak? misal hanya ada paspor ibunya saja. thanks before mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh, asal ada KTP ayah ibu dan orang tua keduanya wajib hadir

      Delete
  18. Halo mbak mao tanya. Aku mao bikin pasport anak ku. Tp suami gak bs ikut bisa gak ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya harus hadir kalo ngurus sendiri tanp travel agent.

      Tapi ada pengalaman teman kalo diuruskan travel agent bisa kalo orang tua cuma salah satu yang hadir dengan surat kuasa.

      Delete
  19. halo mbak.. memang kalo bikin paspor anak musti lampirin paspor ortu juga ya? kmrn saya daftarin utk anak, mereka minta paspor ortu,soalnya di web saya lihat ga ada syarat2 tersebut. alasannya anak dibawah 17 tahum ga boleh keluar negri tanpa ortu. Ya.. terpaksa saya balik lagi , dan merencanakan hari lain untuk ngurus paspor karena ga keburu buat balak balik jemput paspor dihari yang sama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu itu sih saya karena saya dan suami sudah punya paspor makanya saya lampirkan. Saya kurang tahu pasti syaratnya harus keduanya punya paspor atau salah satunya, tapi rata-rata sih yang ngurusin anak paspor pasti kedua orang tuanya punya paspor atau sekalian ngurus paspornya sekeluarga.

      Delete
  20. Selamat siang mbak. Saya mau nanya ni, saya kan daftar online pada hari Jumat kemarin, dan ternyata karena kesalahan dan perbedaan nama di ktp, kk dan akte saya memperbaruinya di capil pada hari Senin (25 Juli) dan tentu saja tidak bisa selesai dalam sehari. Sedangkan pada hari Jumat itu saya sudah konfirmasi kedatangan pada hari ini Selasa (26 Juli). Kalau saya mau bela-belain datang tetap tidak bisa tanpa membawa berkas asli yg masih di capil. Di tanda terima pra permohonan jika kita tidak datang sesuai jadwal kita mesti buat permohonan baru,kalau buat permohonan baru, mbak tahu tidak jika saya buat permohonan baru saya harus membayar lagi atau bagaimana?Saya mohon pencerahannya. Makasih mbak

    ReplyDelete
  21. Selamat siang mbak. Saya mau nanya ni, saya kan daftar online pada hari Jumat kemarin, dan ternyata karena kesalahan dan perbedaan nama di ktp, kk dan akte saya memperbaruinya di capil pada hari Senin (25 Juli) dan tentu saja tidak bisa selesai dalam sehari. Sedangkan pada hari Jumat itu saya sudah konfirmasi kedatangan pada hari ini Selasa (26 Juli). Kalau saya mau bela-belain datang tetap tidak bisa tanpa membawa berkas asli yg masih di capil. Di tanda terima pra permohonan jika kita tidak datang sesuai jadwal kita mesti buat permohonan baru,kalau buat permohonan baru, mbak tahu tidak jika saya buat permohonan baru saya harus membayar lagi atau bagaimana?Saya mohon pencerahannya. Makasih mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. berkas asli untuk paspor itu syarat mutlah jadi wajib membawa.

      Masa berlaku permohonan adalah 5 hari setelah tanggal kedatangan, tertulis di lembarannya. Jika tidak datang maka akan hangus dan uang tidak bisa dikembalikan.

      Delete
  22. Saya tadi uda daftar online yang 48H (karena pilihan hanya 48H)
    Apakah nanti saat sy ke imigrasi utk wawancara sy bisa lgsg daftar paspor utk ank sy 12&2 tahun ya biar dpt yg 24H aj biar murah :) atau saya baiknya 48H semua n daftar online saja? Trimakasih jawabannya mbk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo saran saya sih enak 48hal dan langsung daftar online saja, karena paspor 24hal akan dipersulit dan antrian online berbeda dengan antrian reguler.

      Delete
  23. Halo mbak.. mau tanya, kalo pake surat kuasa itu apa masih perlu KTP, akte lahir dan buku nikah ayahnya? Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Syarat-syaratnya tetap wajib dilampirkan :D

      Delete