Rowo Jombor Klaten, Akan Seperti Bedugul Bali


Mendengar Kota Klaten, banyak orang akan mengernyitkan dahi karena tak tahu persisnya dimana kota itu. Padahal kota Klaten terletak hanya 30 menit dari Yogyakarta. Kota ini memang kalah pamor dibandingkan Yogyakarta yang disebut kota pelajar atau Klaten lebih terkenal dengan Sop Ayam Pak Min saja tanpa ada tahu dimana persisnya. Maklum Sop Ayam Pak Min Klaten ini cabangnya banyak sekali tersebar di Pulau Jawa, siapapun tak akan asing dengan wisata kuliner satu ini. 

 photo d7f0f5ed-2c43-470d-9d7f-4c19c32f2e96.jpg
Sop Ayam Pak Min yang legendaris

Wisata Klatenpun memang masih kalah tenar dibandingkan dengan Yogyakarta atau Magelang dengan Candi Borobudur yang pamornya hingga keseluruh dunia. Saya yang sering ke Klaten akhirnya penasaran juga, "Masak sih ngga ada wisata Klaten yang menarik?" googling sana-sini akhirnya saya menemukan wisata yang banyak diulas diinternet yaitu "Rowo Jombor" yang membuat saya penasaran.

Rowo Jombor merupakan sebuah rawa yang sekelilingnya merupakan perbukitan gunung kapur. Banyak versi yang menceritakan asal mula Rowo Jormbor, rawa ini terbentuk dari hujan yang berhari-hari yang berakibat banjir lalu menggenangi sungai warga. Banjir tersebut karena lokasi Rowo Jombor yang merupakan dataran rendah dan berada didekat sungai. Genangan air dari luapan banjir inilan menjadi Rawa yang sangat besar hingga + 200 hektar.



Bersama keluarga besar, mobil kami melaju ke Rowo Jombor tepatnya di Desa Jombor Krakitan Bayat yang jaraknya 6 km dari kota Klaten. Medan yang kami lalui meliuk-liuk dengan hamparan sawah disekelilingnya, kontur jalannya pun naik turun menaiki bukit. Meski jalannya tak terlalu mulus, namun masih aman untuk dilalui mobil. Kamipun asik menikmati pemandangan yang jarang saya temui di kota Surabaya. 

Masuk ke kawasan Rowo Jombor kami ditarik karcis 5 ribu/mobil, sepertinya biaya masuk dikelola oleh pemuda-pemuda desa. Lalu, tak jauh dari gerbang masuk tadi, terlihatlah sebuah rawa yang diatasnya terdapat warung apung. Untuk menuju warung tersebut ada perahu bambu dengan tali tambang diatasnya, kita dapat menarik perahu bambu dengan menarik tali tambang dengan tangan. Meski saya sempat spot jantung karena suara perahu bambu yang "krek..krek..." yang sepertinya tak sanggup menahan beban tubuh saya, ternyata "getek" dalam bahasa Jawa ini, cukup ampuh untuk diandalkan.

IMG_0059
Perahu bambu alias getek

Rowo Jombor memang terkenal akan wisata warung apungnya yang berdiri diatas rawa. Di warung apung tersebut menjual ikan seperti Gurame, Bawal, Nila dan sebagainya. Sayang karena masih kenyang, kami hanya duduk menikmati pemandangan sekeliling Rowo Jombor, sambil menunggu anak yang asik bermain di mini play ground sederhana. Saya juga tak memperhatikan harga makanan di warung-warung tersebut, jadi tak bisa mengulasnya. Rupanya long weekend kali ini dipenuhi beberapa keluarga yang asik menikmati menu makanan diatas warung apung sambil asik lesehan.

IMG_0109
Mini Play Ground yang ala kadarnya


Beberapa orang tampak asik memancing ikan, dan beberapa sibuk menggayuh sepeda bebek sambil menguras air karena bocor. Rupanya long weekend di Rowo Jombor cukup ramai dan banyak peminatnya. Saya memperhatikan sekeliling Rowo Jombor yang dikelilingi pepohonan disekelilingnya, lalu sekitar rawa terdapat enceng gondok dan keramba warga. Tampak sejuk, tapi sayang wisatanya hanya ala kadarnya karena kurang terawat dan kurang fasilitas. Kalo saya bilang sih, Rowo Jombor tak seindah foto diinternet dan jangan berharap banyak.

Lesehan di Rowo Jombor

IMG_0121

Nah, kabar baiknya Rowo Jombor akan disulap oleh Pemerintah Klaten menjadi seperti Bedugul Bali. Dananya akan digelontorkan sebanyak 2 milyar demi menjadi wisata Bedugul Bali yang sangat turis itu. Rencananya warung apung akan dipindahkan ke lahan kosong, dan rawa di Rowo Jombor akan menjadi irigasi pertanian. Mungkin 2 tahun lagi Klaten akan sama tenarnya seperti Bali atau Yogyakarta. Duh, saya ngga sabar menunggu Rowo Jombor Klaten seperti Bedugul Bali.

rowo jombor 6

Untuk menuju Rowo Jombor, jangan lupa selalu cek kendaraan anda. Maklum, medan jalan menuju Rowo Jombor adalah meliuk-liuk dengan sedikit menanjak. Jadi, sangat dibutuhkan kondisi ban mobil dan rem yang handal biar mobil melaju dengan gesit. Biar amannya sih, selalu pakai asuransi terbaik agar tak perlu khawatir ketika di jalan. 



Dalam memilih asuransi terbaik pilihlah sesuai kebutuhan anda, seperti di PasarPolis yang menyediakan asuransi mulai dari asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, asuransi kecelakaan diri, asuransi properti dan asuransi jiwa. PasarPolis memberikan pelayanan yang memudahkan anda dalam proses pengajuan aplikasi yang anda inginkan. Di Pasar Polis anda bisa belanja online asuransi dengan langsung membandingkan dengan asuransi lainnya.



Jaminan Pasarpolis adalah banyak pilihan, aman dan terpercaya, memberikan bantuan online, kemudahan membandingkan dan harga terbaik. Proses klaimnyapun tidak ribet. Seperti contoh saya memasukkan asuransi kendaraan dalam website PasarPolis, kemudian saya langsung mendapatkan gambaran biaya asuransi sekaligus membandingkannya.



Dengan memiliki asuransi kita tak perlu memikirkan biaya atas resiko yang kita alami dari resiko kecelakaan, kerusakan dan kehilangan. Ingat ya, ubah mindset membeli asuransi adalah doa, seperti membeli asuransi lalu berpikir kita akan mengalami hal-hal tidak yang diinginkan namun hanya berjaga-jaga. Be carefull guys.

You Might Also Like

8 komentar

  1. Rowo Jombor maupun Bedugul, belum pernah saya kunjungi :(

    ReplyDelete
  2. Belum pernah ke Klaten. Jadi pengen jalan-jalan hehehehe :D

    ReplyDelete
  3. Walau sering dengar tapi belum sempat mampir ke Rowo Jombor.

    ReplyDelete
  4. aku bacane rawonnn, halaaaahhh luwe

    ReplyDelete
  5. Lha mbak Vika dah nyampe Jimbung, nama lainnya rowo JOmbor. Waktu saya SD rawanya masih banyak air dan belum ada warung apung. Bisa naik rakit keliling rawa. Sekarang berubah jadi warung apung yang sudah tidak seramai tahun 2000an yang lalu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang Ramenya karena orang ingin makan di warung apung :) kalo dulu karena ingin naik rakit.

      Delete