Menerapkan Aturan Menonton Televisi untuk Anak

Di zaman yang serba canggih ini semua masyarakat kalangan menengah ke atas pasti punya televisi sebagai sarana hiburan di rumah. Menonton televisi memang menyenangkan. Tak sekadar bisa menjadi sarana hiburan, kita juga bisa mendapatkan informasi terbaru dari televisi.

Tetapi aturan menonton televisi harus diberlakukan secara lebih bijak untuk anak-anak. Karena tidak semua acara televisi baik untuk perkembangan psikologis anak. Punya fasilitas televisi yang berkualitas dari MatahariMall bukan berarti membuat anak-anak bebas menontonnya setiap saat.

Pilihan televisi dengan ukuran dan fitur variatif di MatahariMall memang banyak. Apalagi sistem belanja online di MatahariMall sangat praktis. Memilih televisi yang sesuai kebutuhan keluarga pasti semakin terbantu dengan kehadiran toko online terpercaya ini.

Untuk memaksimalkan manfaat kecanggihan televisi masa kini , orangtua patut lebih perhatian terhadap buah hati. Lantas bagaimana sih caranya menerapkan aturan menonton televisi secara tepat untuk si buah hati?

Menjadi Pengamat Acara Televisi
Orangtua sebaiknya mengikuti jadwal acara televisi di semua stasiun televisi. Kalau tidak sempat menonton, tentu saja informasi jadwal acara bisa diperoleh melalui internet. Dengan demikian, orangtua jadi mengetahui penayangan acara-acara anak yang konten dan durasinya sesuai untuk si buah hati.

Tetapkan Durasi Menonton Setiap Hari
Kegiatan menonton televisi untuk buah hati bisa dibatasi dengan durasi yang ditetapkan orangtua. Misalnya saja dalam sehari anak-anak boleh menonton televisi maksimal 2 jam. Sementara sebagai reward untuk akhir pekan, orangtua bisa memberikan kelonggaran durasi menonton televisi asalkan anak-anak menonton bersama orangtua.

Dampingi Buah Hati Ketika Menonton Televisi
Menetapkan durasi saja tidak cukup untuk memantau perkembangan anak. Sebaiknya orangtua menyempatkan diri untuk menemani si buah hati menonton televisi. Sehingga orangtua bisa memberikan penjelasan tentang hal-hal baru yang belum dimengerti anak atau sigap mengganti tayangan televisi yang tidak sesuai dengan usia anak.

Sesuaikan tayangan dengan umur anak


Mengisi Waktu dengan Kegiatan yang Asyik
Tanamkan pengertian kepada anak bahwa hiburan bukan cuma bisa diperoleh dengan menonton televisi. Hiburan lain seperti aktivitas bermain board game, memasak bersama, berkebun atau membuat kerajinan tangan juga tak kalah menarik untuk anak-anak. Sehingga diharapkan si buah hati jadi lebih aktif dan kreatif ketika melakukan aktivitas yang bermanfaat.

Mengajak anak bermain playground

Orang tua modern pasti bisa memanfaatkan teknologi dengan cara yang efektif untuk mendukung tumbuh kembang anak. Jadikan televisi sebagai sarana edukasi yang menyenangkan dan tepat guna untuk buah hati kesayangan kita.

You Might Also Like

5 komentar

  1. aku ngga terlalu suka ngeliat anak sepanjang hari nonton TV. gemes aja lihatnya. Waktu kecil dulu aku cuma boleh nonton tv sore hari. sampai sebelum Maghrib. Dan malam setelah bikin PR.

    ReplyDelete
  2. please jangan nonton tv kalau bisa, kalaupun nonton tv tonton channel yang memang khusus buat anak2...siaran tv jaman sekarang ki medeni ya mba :(

    ReplyDelete
  3. Mendampingi anak saat menonton tv itu sangat penting karena kalau tidak di dampingi takutnya malah menonton acara tv yang seharusnya tidak boleh di tonton oleh anak-anak.

    ReplyDelete
  4. Anakku udah besar2, tugas sekolahnya banyak, gak sempat nonton TV. Tapi mereka ngrapel KPop kalau malming :D

    ReplyDelete
  5. Kadang-kadang anak kebablasan nonton tayangan orang dewasa. Terutama di desa2. Yah orang desa tak semua memiliki pemahaman tentang televisi. Asal anak mereka diem gitu udh ayem :(

    ReplyDelete