Ubah Gaya Hidupmu, Jantungmu Jantung Keluargamu

Indonesia Tangkal Kolesterol - Mumpung masih muda jadi nikmatin saja hidup dengan makan enak! Seringkali saya mendengar kata-kata tersebut ketika seseorang sedang menikmati makanan yang mengandung kolesterol. Gaya hidup seperti mengunjungi kafe-kafe baru atau berkuliner di tempat wisata sudah menjadi trend di Indonesia. Ya, termasuk saya menjalaninya rutinitas kekinian tersebut.

Hampir setiap weekend saya selalu jajan diluar rumah bersama keluarga untuk mencicipi restoran baru. Ada kebanggan tersendiri jika instagram saya penuh dengan foto-foto makanan yang saya datangi. Lalu kegiatan berkuliner saya tidak diimbangi dengan olahraga yang membuat badan saya melar. Pun di rumah semua kegiatan rumah tangga dikerjakan oleh asisten rumah tangga. 
 


Namun saya tersentil dengan sebuah pesan dari benecol bahwa "Jantungmu Jantung Keluargamu". Apa yang kita makan hari ini maka akan menentukan kesehatan kita nanti di hari tua. Kalo ingat anak pastinya kita ingin selalu sehat, gaya hidup sehat harus dimulai dari sekarang untuk modal nanti di hari tua. Pastinya akan susah, tapi kalo ada usaha setidaknya saya bisa belajar menjadi kebiasaan.

Saya mulai bertanya dalam hati, "Berapa sih kolesterol saya?"

Tahukah Anda Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia?
Dalam data Survey Sample Registration System (SRS) tahun 2014 di Indonesia menunjukkan bahwa penyakit jantung kini menjadi penyebab kematian tertinggi. Data ini menyebutkan bahwa sekitar 12,9% kematian di Indonesia, di akibatkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah, dan hal ini berpotensi untuk terus meningkat setiap tahunnya.

Sedentary Lifestyle adalah pola hidup yang malas bergerak. Penyebab utama meningkatnya jantung koroner adalah gaya hidup yang minim aktivitas dan gerakan fisik. Contohnya seperti duduk sepanjang hari di meja kerja, malas berolahraga dan memanfaatkan jasa asisten rumah tangga.

Indonesia Tangkal Kolesterol
Bertempat di Dyandra, Surabaya, saya hadir dalam acara gerakan jantung sehat untuk Indonesia tangkal kolesterol bersama dengan Kalbe Nutritionals Nutrive Benecol. Acara ini memberikan inovasi dalam penurunan kolesterol, risiko stroke dan jantung koroner. Tujuannya adalah untuk meminalisir penderita kolesterol dan jantung koroner di Indonesia.


Saya kemudian menuju tes kolesterol, dengan jarum suntik yang baru dibuka saya kemudian diambil sedikit darah untuk mengecek kadar kolesterol. Hasil yang saya peroleh adalah 214, dari kadar normal 200. Meskipun kolesterol saya lebihnya hanya terpaut di angka 14 tentu ini tidak boleh dianggap remeh.

 
Entah kenapa selama seminggu badan saya merasa pegal disekitar leher dan tidak bersemangat melakukan aktifitas. Lihat info ada acara @nutrivebenecol_id di Dyandra, Surabaya langsung meluncur ke TKP 😄. .. Di acara ini saya langsung tes kolesterol. Dad dig dug nunggu hasil tes kolesterol 😄 apalagi hobby banget makan gorengan dan junk food. Hasilnya adalah???? Normal dan aman 😊 .. Nggak hanya bisa tes kolesterol dan tes jantung koroner untuk mendeteksi 10 tahun ke depan, ada juga cooking class dengan menu sehat, senam b-fit, konsultasi dengan para pakarnya. .. Selain Surabaya acara @nutrivebenecol_id juga akan hadir di kota besar lainnya, Makassar (27 agust), Bandung (23 sept) dan Jakarta (8 okt). .. Yakin badan langsingmu sudah bebas kolesterol? Karena yang berkolesterol belum tentu yang berbadan gemuk 😊
A post shared by Diarysivika (@diarysivika) on



Penasaran lihat hasilnya :D

Dalam pengambilan tes kolesterol kemarin, saya mengambil kesimpulan yang gemuk belum tentu memiliki kolesterol tinggi dan yang muda belum tentu memiliki kolesterol rendah. Sewaktu di acara Indonesia Tangkal Kolesterol banyak juga yang umurnya 20-an dengan berat badan normal, kolesterolnya lebih dari 200 ke atas. Kebayakan yang hadir banyak yang nggak terima dengan hasil tesnya, bahkan jika tinggi pengennya di tes ulang. Intinya jangan tunggu gemuk atau berumur untuk mengecek kolesterol karena semuanya kembali di gaya hidup masing-masing dan koleterol seringnya gejalanya tidak dirasakan.

Acara yang diselenggarakan oleh Nutrive Benecol ini tidak hanya untuk tes kolesterol saja, namun memberikan pengenalan pola pikir rendah kolesterol dan rendah risiko penyakit jantung. Kita bisa melihat cooking class untuk belajar membuat resep menu sehat yang baik untuk keluarga, melalui pola makan dan porsi makan yang sehat. 


 

Ada juga senam B-Fit untuk olahraga yang praktis untuk gerakan yang mudah dilakukan di mana saja. Gerakan yang mudah diikuti ini mudah sekali dipraktekan oleh semua umur. Senam B-Fit bermanfaat membakar kolesterol, merelaksasi tubuh dengan mengurangi stress, membakar kalori dan memperbaiki postur tubuh.


Kita juga bisa konsultasi dengan para ahlinya, seperti Dr Vito A. Damay, Sp.JP, M.Kes, FIHA, Pengasuh Redaksi Media dari Klikdokter.com serta spesialis jantung dan pembuluh darah dan dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

 
dr. Vito menjelaskan bahwa kolesterol dan penyakit kardiovaskuler juga terkait oleh proses yang disebut ateroklerosis, yaitu suatu kondisi yang terjadi ketika terbentuk plak pada dinding pembuluh darah arteri. Penumpukan ini mempersempit arteri, sehingga darah sulit mengalir melalui arteri. Plak juga bisa pecah dan memicu terbentuknya bekuan darah dan gangguan aliran darah ini yang menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke. 



 
Untuk mengatasi kolesterol maka kita wajib menjalankan gaya hidup sehat dengan aktif dan rutin berolahraga. Menerapkan pola makan seimbang dengan rendah lemak jenuh dan kolesterol serta kebiasaan sehat tanpa rokok dan minuman beralkohol. Hal ini efektif membantu mencegah faktor risiko utama penyakit jantung yang meliputi diabetes melitus (penyakit gula atau kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), kebiasaan merokok, kegemukan dan kadar kolesterol tinggi.

Terapkan TANGKAL 
Melalui kampanye Gerakan Jantung Sehat: Indonesia Tangkal Kolesterol 2017, Nutrive Benecol mengajak masyarakat dengan mengubah gaya hidup dengan cara mudah yaitu TANGKAL :

  • Teratur periksa kolesterol
  • Awasi Asupan dan Pola Makan 
  • Nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol 
  • Giat berolahraga dengan gerakan B-Fit 
  • Kendalikan berat badan dan hindari stres 
  • Awasi tekanan darah anda 
  •  Lengkapi dengan Nutrive Benecol 2x sehari


Nutrive Benecol Cara Enak Turunkan Kolesterol
Sewaktu hasil tes kolesterol saya mencapai angka 214, saya memikirkan bagaimana cara untuk menurunkan kadar kolesterol. Meskipun saya tidak merasakan sakit di sekitar bahu yang merupakan tanda kolesterol tapi saya khawatir jika angka kolesterol saya semakin naik. Cara termudah untuk menurunkannya adalah dengan minum Nutrive Benecol dua kali sehari, dalam dua minggu maka akan terlihat hasilnya.

Nutrive Benceol ini mengandung Plant Stanol Ester yang merupakan senyawa dari tumbuhan yang menyerupai kolesterol sehingga mampu menggantikan kolesterol dalam proses penyerapan di usus. Kesamaan bentuk molekul antara Plant Stanol Ester dan kolesterol menjadikan proses penyerapan kolesterol oleh usus tergantikan oleh Plant Stanol Ester.


Dalam dua botol Nutrive Benecol setara dengan 6 mangkok oat, 30 buah apel dan 30 buah pisang. Luar biasa sekali ya khasiatnya dalam setiap botolnya. Dengan diimbangi diet makan bisa menurunkan hingga 7-10% kolesterol dan jantung koroner dalam 2-3 mingggu. Wah saya jadi semangat menyimpan persediaan Nutrive Benecol mengingat khasiatnya, apalagi rasanya yang menyegarkan dan enak.

...

Gerakan Jantung Sehat : Indonesia Tangkal Kolesterol juga akan diselenggarakan di Makassar (27 Agustus 2017), Bandung (23 september 2017), dan Jakarta (8 Oktober 2017). Dengan Rp. 100.000,- kita bisa mendapatkan ilmu tentang hidup sehat dan juga produk dari kalbe nutritionals. Yuk, Ubah Gaya Hidupmu dan Turunkan Risiko Jantung Koroner.

 

You Might Also Like

12 komentar

  1. Hahaha lucu juga ya banyak yang terima pas hasil tes tinggi. Serem ya pas liat video bagaimana akhirnya kolesterol kita bisa tinggi. Selagi muda menabung gaya hidup sehat agar tua tetap sehat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu banyak yang nggak terima :D banyak yang berpikir kolesterol dan jantung koroner penyakitnya orang tua :(

      Delete
  2. Iya, kita bisa saja terkena sakit karena gaya hidup yang gak sehat... Ih, jadi syerem saiyah....

    ReplyDelete
  3. Iya jaman sekarang makanan banyak yang enak tapi lemak jahatanyaaaa ampun deh... aku untungnya masih stabil tapi suamiku kolesterolnya lumayan padahal doi kurus ketimbang aku yang gendut tapi malah kolesterolnya tinggi... huhuhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah iya bener banget nggak bisa dilihat dari bentuk badan, karena yang kurus terkadang juga makannya banyak dan berkolesterol

      Delete
  4. salah makan aja dapat mengakibatkan penyakit yang fatal.. hiii...

    ReplyDelete
  5. Bahaya ini. apalagi sekarang mah udah mewabah junk food dimana2. kadang juga gak ada waktu untuk olah raga. Gak cuma sakit jantung, obesitas juga jadi penyakit yang terus meningkat penderitanya. hiks..

    ReplyDelete
    Replies
    1. bismillah sambil jalanin hidup sehat hehehe

      Delete
    2. Jalani hidup sehat gak susah kok. Cuma butuh komitmen. #sayacumabisangomongdoang. hahaha

      Delete
  6. Duh, saya seumur-umur belum pernah periksa kolesterol nih mbak. Habis baca artikel ini jadi pengen meriksain :D

    ReplyDelete