Memilih Sim Card, Pocket Wifi atau Free Wifi di Korea Selatan

Banyak pertanyaan yang datang ke email saya yang menanyakan tentang lebih murah mana antara membeli sim card atau menyewa pocket wifi? Bagaimana free wifi di Korea Selatan (baca: Korea)? Saya sendiri dari ketiga pilihan tersebut saya lebih memilih membeli sim card. Agar tidak bingung memilih, saya akan mengulasnya satu per satu.

Free Wifi di Korea
Bukankah ada free wifi di Korea? Kalo ada free wifi, kenapa harus membeli sim card atau sewa pocket wifi. Sebenarnya free wifi itu ada di setiap subway (MRT nya Korea), jadi ketika di dalam subway kamu akan betah lama-lama di kereta untuk sekedar browsing atau check inn di pathmu. Tetapi, begitu keluar dari subway, meskipun kamu masih berada di station, free wifi itu jaringannya akan lenyap seketika.

Di tempat wisata setahu saya yang menyediakan free wifi yang "nyantol" dengan hape saya hanya di Bukchon hanok, dan Nami Island di dekat gate masuk. Selain itu, meskipun hp saya menangkap signal "Olleh Wifi" (saya baru sadar kalo olleh wifi itu ngga gratis) saya selalu gagal menautkannya. Sedangkan untuk setiap coffe shop selalu ada free wifi, tapi masak sih ngga sungkan minta pasword kalo kamu ngga beli minuman.

Free wifi ini juga ada disetiap penginapan yang kamu tempati, mulai dari hostel, guesthouse atau hotel mereka akan menyediakan. Tentunya kamu harus berada di penginapan, kalo malam sih mungkin oke, tapi ngga mungkin kan kita seharian harus berada di penginapan.

Banyak yang berkomentar, "Saya ngga gila social media kalo lagi traveling, jadi buat apa membeli sim card" Ya, ngga salah sih kalo berpaham demikian, semua kan dikembalikan setiap individu. Namun saya selalu memiliki pertimbangan, memiliki nomor lokal dengan fasilitas data akan lebih memudahkan saya. Share di social media adalah poin kesekian bagi saya. Saya lebih berpikir, karena saya traveling tanpa ada guide tour, maka saya harus menjaga diri dari hal yang terduga.

Contohnya nih, andai saya tersesat di Korea, maka dengan internet saya bisa mengetahui posisi saya. Atau sekedar ingin bertanya ke warga lokal maka saya akan bisa menggunakan translate google ke hangeul. Ya, karena ngga semua orang Korea bisa berbahasa Inggris. Bisa juga ketika di perjalanan saya ingin mengubah itinerary saya jadi mudah mencari transportasinya.

Kalo kamu mau hemat, kamu bisa membeli "KT Wifi Prepaid Card" dari Olleh Wifi Zone. Saya sih belum mencobanya, tapi saya bertanya dengan kasir di GS25 tentang Wifi Prepaid Card ini. Jadi kalau kamu berada di convenience store seperti GS25, Seven Eleven dan CU pasti akan menemukan rak yang menjual prepaid ini.

KT Prepaid Card khusus wifi ini dapat digunakan jika berada di dalam jaringan Olleh wifi zone hotspot. Hampir seluruh tempat wisata, bus, subway station dan subway ada jaringan Olleh Wifi. Minusnya tidak semua jalan-jalan Korea tersedia Olleh Wifi. Untuk membeli KT Prepaid Card akan ada pilihan paket mulai dari 1 jam 1.100KRW, 1 hari 3.300KRW dan 4 hari 4.400KRW. Sebagai percobaan mungkin lebih baik memilih yang satu hari dulu.



Untuk mengaktifkannya akan ada panduan dalam starterpack dalam bahasa Inggris. Nanti setelah membeli kamu akan mendapatkan pin code dalam struk pembelian. Connect di Wifi zone, registrasikan dan masukkan pin code. Secara otomatis kamu akan terkoneksi dengan setiap Olleh Wifi. Jika bingung mungkin bisa minta bantuan dengan bagian kasir, namun tentunya jika kamu beruntung apabila penjaganya bisa berbahasa Inggris.

Dibandingkan dengan membeli simcard atau sewa modem Olleh Wifi tentu lebih murah. Misal dengan kurs saat ini Rp. 12 (Nopember 16), maka perharinya dihitung Rp. 39.600,- dan kita puas memakai Olleh Wifi di setiap hotspot nya. Tapi jangan lupa minusnya ngga semua jalan ada hotspot Olleh Wifi. Informasi selengkapnya bisa dilihat di website Olleh Wifi.

Membeli Sim Card
Membeli sim card merupakan favorit saya diantara ketiga pilihan lainnya. Meskipun kalau menghitung kursnya maka harganya tragis. Beberapa bulan yang lalu saya sambang ke website KTO, saya ngga sengaja menemukan promo bagi setiap wisatawan akan mendapatkan sim card gratis dengan mendaftar di website KTO.

Ngga mau ketinggalan saya pun mendaftarnya, sampai di Incheon International Airport saya lalu menukarnya dengan sim card. Sim card tersebut berisi tanpa pulsa, tapi saya kemudian mengisinya dengan pulsa EG sebesar 16.500KRW dan mengaktifkan paket datanya 1GB dan jika paket data habis saya bisa menggunakan free KT Wifi. Namun promo tersebut sudah habis, jika ingin seberuntung saya maka rajin-rajinlah mengintip promo discount di website KTO.

Setahu saya ada dua sim card yang difavoritkan wisatawan, yaitu EG sim card, Korea Prepaid Sim by KT Mmobile (huruf "m" memang dua jadi saya ngga salah ketik) dan KT Mobile. Yang lebih terkenal di wisatawan adalah EG sim card, namun harganya lebih mahal dari lainnya. So far sih untuk jaringan menurut saya sama saja, yang pasti kecepatan sim card tersebut ngga ada apa-apanya dengan jaringan internet di Indonesia yang mengenaskan.

EG sim card
Untuk membeli EG sim card sebenarnya ngga harus booking lewat online, bisa kok beli langsung dengan menunjukkan paspor. Tapi biar ngga ribet memang lebih baik booking online, biar tenang. Nah, mungkin waktu di Indonesia kelupaan untuk mendaftar secara online, saya akan memberikan caranya dengan membeli offline.



EG sim card offline, bisa didapatkan di Seoul Station, AREX station Incheon dan GS25 tertentu. Untuk membelinya kamu bisa mengecek di sini  Caranya berikut ini :

Sedangkan untuk pembelian online adalah mengisi form ini. Lalu ada pilihan 4 paket, namun yang standart biasanya digunakan wisatawan adalah paket "basic plan", paket ini terdiri dari 1GB data dan pulsa 10.000KRW yang berlaku hingga 30 hari. Untuk jenis kartu standart dan micro sim tidak akan ada tambahan lagi, khusus Iphone 6 maka saya harus memilih jenis nano sim card dan ada tambahan biaya 5.000KRW. Totalnya jadi sekitar 35.000KRW.



Lalu isi form dan kemudian lakukan pembayaran menggunakan kartu kredit. Print out lalu tunjukkan ketika mengambil sim card di Customer Service EG simcard. Untuk lokasi pengambilan ada di :

Untuk mencari lokasi counter EG sim card di airport, setelah berada di arrival hall. Perhatikan lokasi gate nya, di arrival hall ini akan ada 14 gate. Awalnya saya lumayan bingung loh, tidak memperhatikan gate. Begitu berada di arrival hall akan ada banyak counter mulai dari sewa modem wifi, counter simcard, taxi, wisata dan lainnya. Seperti jika kamu memilih mengambil di AREX desk maka counter ini berada di tengah gate 8 dan 9. Ingat juga counter buka hingga pukul 21.30

Korea Prepaid SIM by kt Mmobile
Sim card ini anak perusahaan KT mobile, mungkin semacam telkomsel ada simpati dan kartu AS. Harga KT Mmobile, untuk 1GB berlaku untuk 15 hari adalah $26.9 (ingat ya dollar bukan won).

Untuk pemesanan online di sini. dan lokasi di sini.  Perhatikan dengan jam operasional KT Mmobile yaitu 08.00 - 20.00. Jika landing pesawat lebih dari jam 20.00, jangan memilih KT Mmobile, ngga mau kan harus bolak-balik airport demi sim card saja.



Sama dengan EG simcard, syarat pengisian memasukkan tanggal pengambilan, tempat pengambilan dan nomor paspor. Ketika sampai di Korea maka bawa print out pembelian, copy paspor dan paspor asli.

KT Mobile
Berbeda dengan Korea Prepaid SIM by kt Mmobile meskipun namanya mirip. KT Mobile juga memiliki sim card dengan harga yang lebih murah yaitu 5 hari 27.500KRW, dan10 hari 38.500KRW. Yang membuat saya takjub adalah paket data tersebut adalah unlimited. Untuk reservasi bisa di sini dan buka hingga 24 jam.

Noted:
Jika selama ini banyak yang lebih memilih EG sim card, tapi menurut saya ngga harus EG Sim card. Saya sangat menyarankan jika kamu berada di Korea tidak lebih dari 5 hari maka lebih baik memilih KT Mobile dan jika lebih dari 5 hari bisa memilih menggunakan Korea Prepaid SIM by kt Mmobile karena sim card ini berlaku selama 30 hari, meskipun terbatas hanya 1 GB. Sedangkan KT Mobile unlimited.

Pocket Wifi (modem) di Korea
Saya sendiri tidak suka menyewa pocket wifi karena saya tipe orang yang teledor, jadi pernah nih saya sewa pocket wifi lalu lupa membawanya di tas, dan pernah juga sudah bawa modem lupa mengecharge malam harinya. Satu lagi yang saya tidak sukai dari menyewa modem karena ada deposit yang dibebankan di kartu kredit atau tunai. Saya juga takut kalo tiba-tiba lupa mengembalikan sewaktu pulang, maka deposit saya akan berakhir menyedihkan.

Jika kamu tipe orang yang kayak saya, jangan sewa modem. Tapi jika kamu ngga masalah dengan minus dari pocket wifi maka ngga salah sih sewa pocket wifi di Korea. Saya juga tetap memilihi pocket wifi jika travelingnya ramai-ramai beberapa orang, lumayan biaya sewa bisa dibagi beberapa orang atau dengan keluarga pun lebih murah karena ngga perlu beli sim card lebih dari satu.

Ada beberapa pocket wifi Korea, yaitu :
Pocket Wifi Korea
Paket standart adalah $5.25/day, jika dikurskan dengan dolar Rp. 13.500 maka perhari sekitar Rp. 70.000. Kamu akan mendapatkan paket data 1 GB, bisa untuk 5 gadget dan baterai bertahan hingga 5 s.d 7 jam. Ada juga paket yang $3.95 tapi tidak saya sarankan karena kualitas jaringan sangat tidak bagus. Sedangkan security deposit adalah $50 atau Rp. 675.000,- Untuk book online  dan lokasi pengambilan bisa dilihat di  sini.



Wifi-Korea
Pocket Wifi-Korea ini sangat saya sarankan karena sangat murah dibandingkan pocket wifi lainnya. Paket standart adalah 600MB $3.99/hari, 1,2GB $4.99 dan unlimited $9.9. Saya rasa paket data 600MB per hari sudah lebih dari cukup, jika dikurskan sekitar Rp 54.000 (dolar Rp. 13.500). Untuk deposit adalah $100.



Hitungan kasar saya sih jika kamu dengan teman anda memilih Wifi-Korea ini jauh lebih murah. Misalnya nih harga yang dikurskan Rp 54.000,- dibagi berdua jatuhnya sekitar Rp. 27.000/orang, apalagi kalo lebih dari 2 orang semakin murah. Jika 7 hari di Korea cukup mengeluarkan uang sekitar Rp. 378.000 murah banget kan. Tapi jangan lupa siapkan uang untuk depositnya yang cukup lumayan.

Untuk mengambil Wifi-Korea jika pengambilan di Incheon atau di penginapan, akan ada penambahan biaya $5, sedangkan pengambilan di counter pusat Insadong adalah gratis. Agak aneh sih, kenapa charge pengambilan di Incheon harus bayar, tapi yang asik counter buka hingga 24 jam, ngga masalah buat kamu yang landing malam hari.


Wah jadi kalian mau Memilih Sim card, Pocket Wifi atau Free Wifi di Korea Selatan nih? Mudah-mudahan ngga bosan membaca ulasan saya yang panjang banget hehehe... Anyeong Haseo

You Might Also Like

2 komentar

  1. waah, mahal yaaa simcard dan paket data di sana... pas di korea nanti, aku ga ada rencana beli simcard ato pocket wifi sih mbak.. trs di rumah yg aku sewa dr air bnb, dia nyediain pocket wifi juga.. jd aku mikirnya, pake itu ajalah ;p.. toh sbnrnya buatku ini juga hanya utk cari arah kalo misalnya kesasar :) jd sepertinya cukuplah pocket wifi yg disediain si tuan rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. duh iri si host jadi nyedian pocket wifi ya huhuhuhu gretongan sih asik banget

      Delete