Cara Mengurus Visa Taiwan Online dan Reguler

Cara Mengurus Visa Taiwan Online dan Reguler - Mengurus visa memang membuat dag dig dug, syukur kalo lolos tapi kalo nggak lolos maka sudah pasti uang pengajuan visa akan hangus. Salah satu negara yang memberlakukan visa untuk warga negara Indonesia adalah Taiwan. Kabar baiknya mengurus visa Taiwan itu lebih mudah dibandingkan visa lainnya seperti Australia, Schengen, karena kemungkinan disetujui hampir 100%.

Taiwan bukanlah destinasi favorit orang Indonesia, kebanyakan jika traveling ke Taiwan maka akan dianggap kerja. Ya, banyak banget TKW yang bekerja di Taiwan, yang perlu saya garis bawahi, saya membuat visa liburan, untuk visa kerja beda lagi syaratnya. Untuk informasi selengkapnya bisa dilihat di website resmi kedutaan Taiwan.

 photo taiwan_zpsgf8mcufv.jpg

Mengurus visa Taiwan untuk liburan itu bisa dengan dua cara yaitu dengan secara online atau reguler. Dalam artikel ini saya akan menjelaskan keduanya, semua berdasarkan pengalaman pribadi.

Visa Taiwan Online
Bagi pemegang E-paspor berbahagialah karena bisa mengurus visa Taiwan dengan mudah. Jadi Taiwan memberlakukan Authorization Certificate for Visit Taiwan untuk 5 negara yang salah satunya adalah Indonesia. Untuk mendapatkan visa online tersebut maka harus memiliki visa Australia, Kanada, Irlandia, Jepang, Korea, Selandia Baru, salah satu negara Schengen, Inggris, atau Amerika Serikat.

Untuk persyaratan lengkap Visa Taiwan Online adalah :
  1. Paspor pemohon masa berlaku setidaknya enam bulan terhitung sejak tanggal kedatangan di Taiwan.
  2. Pemohon harus memiliki tiket pesawat pulang pergi.
  3. Pemohon tidak pernah dipekerjakan sebagai pekerja pabrik / buruh di Taiwan.
  4. Wajib melampirkan salah satu Visa masuk yang sah dari Negara Australia, Kanada, Irlandia, Jepang, Korea, Selandia Baru, salah satu negara Schengen, Inggris, atau Amerika Serikat atau visa waiver Jepang.
Catatan :
  • Warga Negara Indonesia yang memiliki Pendaftaran Bebas Visa Jepang (Japan Visa Waiver Registration) yang sah berhak untuk mendapatkan Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC.
  • Visa yang telah disebutkan dalam daftar persyaratan dokumen yang diperlukan di atas tidak termasuk izin kerja.
  • Jika terjadi kesalahan apapun selama proses aplikasi online, pemohon dapat mengajukan aplikasi baru.
  • Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC yang disetujui berlaku untuk 90 hari. Masuk beberapa kali ke Taiwan dalam jangka waktu 90 hari ini diperbolehkan. Pemegang Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC diperkenankan tinggal di Taiwan selama 30 hari, mulai dari hari setelah kedatangan. Jika pemegang ingin mengajukan Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC lain, Ia harus melakukannya tujuh hari sebelum berakhirnya sertifikat yang dimiliki saat ini.
Nah karena saya tidak memiliki visa di atas, kemudian saya mengurus visa waiver Jepang. Dulu di tahun 2015 untuk mengajukan visa Taiwan harus dengan visa Jepang reguler, namun per Februari 2016 secara resmi visa waiver Jepang diperbolehkan. Mengurus visa waiver Jepang ini mudah sekali, nggak perlu pakai calo dan saya mengurusnya secara langsung di Kedutaan Besar Jepang di Surabaya. Cara mengurus visa waiver Jepang bisa dilihat di sini.

Setelah mendapatkan visa waiver Jepang, saya kemudian mengurusnya secara online di https://niaspeedy.immigration.gov.tw/nia_southeast/languageAction!confirm

Untuk waktunya sebaiknya sekitar satu bulan atau maksimal dua minggu sebelum keberangkatan. Visa online tersebut berlaku selama 90 hari dengan maksimal tinggal 30 hari. Setelah mengisi aplikasi, kemudian saya print out dan menyimpannya di komputer. Jangan sampai lupa menyimpannya karena visa tersebut tidak dikirimkan melalui email.

Kertas untuk cetak visa saya print pakai kertas HVS biasa, kalo mau pake yang kertas foto juga boleh, intinya sih yang penting data di kertas tersebut jelas dan bisa terbaca. Hmmm, mudah banget kan mengurus visa Taiwan secara online ini? Sewaktu di imigrasi Taiwan pun saya hanya menunjukkan paspor, halaman visa waiver dan menunjukkan visa tadi. Finally saya pun lolos bebas hambatan.

Jadi kalo ada yang bilang visa waiver Jepang tidak bisa digunakan untuk mengajukan visa Taiwan online itu salah ya...karena saya sendiri sudah membuktikan dan bukan katanya... (kadang saya bete kalo ada komentar yang tanya kata siapa mba #baper).

Visa Taiwan Reguler
Kalo tidak memiliki visa yang disebutkan di atas, maka harus mengajukannya secara reguler di Kedutaan Besar Taiwan di Jakarta atau di luar daerah dengan bantuan travel agent.

Seperti suami dan anak saya yang punya paspor biasa jadi ribet kalo mau mengurus visa Taiwan, apalagi harus dengan bantuan travel agent yang bianya Rp. 750.000,- kalo ngurus di TETO sekitar Rp. 650.000,-(jika di Jakarta). Yang saya nggak suka mengurus secara reguler melalui travel agent banyak sekali syarat yang wajib dilampirkan.


syarat visa Taiwan reguler


Setelah semua syarat dilengkapi, saya kemudian menghubungi travel agent saya. Karena saya orangnya nggak mau ribet, semua kelengkapan syarat visa tadi saya kirim melalui gojek lalu pembayaran visa saya transfer. Prosesnya 4-5 hari kerja, dan seminggu kemudian visa tersebut bisa diambil, lagi-lagi karena saya males ambil visa di travel saya minta dikirimkan pake gojek ke rumah...


sumber foto: roc-taiwan


Note : Untuk bukti tabungan di Travel Agent saya mewajibkan minimal 25juta, untuk biaya surat referensi bank di BCA Rp 50.000,- yang paling mahal di BNI sekitar Rp.250.000,- 

 ...

Mahal yah mengurus visa taiwan kalo secara reguler, jadi mending ngurus secara online. Saran saja sih kalo seandainya kendalanya karena tidak memiliki visa maka lebih baik mengurus e-paspor dan membuat visa waiver Jepang. Bisa kok yang punya paspor biasa tapi belum habis masa berlakunya di ganti ke E-paspor dengan syarat sudah ada stempel negara lain yang pernah dikunjungi minimal satu kali.

Jadi uangnya daripada dibuat ngurus visa Taiwan sebesar 750k, bisa untuk E-paspor yang biayanya 655k. Kalo sudah punya E-paspor langsung deh mengurus visa Taiwan secara online. Okay, semoga artikel cara mengurus visa Taiwan online dan reguler membantu teman-teman yang mau ke Taiwan, tunggu cerita tentang Taipei dan Taichung di edisi berikutnya...

You Might Also Like

16 komentar

  1. Passport saya masih buku, nanti kalau perpanjang tahun depan, mending ganti ke e-passport aja ya, biar andai ada rejeki lebih, ngurus visa jadi lebih mudah. Murid saya pernah ini cerita2 tentang Taiwan, dan cukup menyenangkan juga dari cerita dia :D

    ReplyDelete
  2. dokumennya banyak banget ya, mb? aku pernah apply visa China lewat travel juga. yang diminta cuma paspor, kk asli, akte lahir asli sama pas photo background putih doang.
    mungkin Taiwan lebih ketat ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih China lebih mudah ya buat visanya kalo reguler :D

      Delete
  3. Semoga suatu saat bisa jalan-jalan juga ke Taiwan, di keep dulu informasinya..

    ReplyDelete
  4. Wah manfaat banget nih, sapa tau suatu hari nanti aku bisa nyangsang di taiwan..,ketemu barbhie shu hihi

    ReplyDelete
  5. Lho taiwan ini masih berlalukan visa kunjungan yaaa ??? aku pikir dah free

    ReplyDelete
  6. Hi Fika,

    Artikel nya sangat membantu!
    Saya mau nanya ttg visa elektronik Taiwan.
    Saya sedang mengganti E-passport karena ada rencana pergi ke Taiwan bulan April.
    Setelah dapet E-passport saya berencana untuk minta waver Jepang lalu apply untuk visa eletronik Taiwan.

    Karena waktu yg sudah mepet dan saya pernah baca ada yg bilang visa eletronik Taiwan baru bisa dipakai 30 hari dari tanggal di approve. Apa it benar?
    Mohon informasinya.

    Thanks in advance.

    ReplyDelete
    Replies
    1. E-visa Taiwan langsung bisa digunakan sejak tanggal pendaftaran😊

      Delete
  7. Hi mba fika


    Mau nanya dong

    Jadi kalo saya punya visa waiver jepang, walaupun belum pernah dipake ke jepang, itu udah bisa dipake untuk apply e-visa taiwan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa donk :D visa waiver saya juga belum dipake ke Jepang

      Delete
  8. Hai Mbak Fika
    Terima kasih banyak atas blog ini. Dari sini saya jadi baru tau kalau pemilik visa waiver Jepang bisa mengajukan registrasi online saja :)

    Ada yang ingin saya tanyakan. Saya sudah coba membuka link untuk pendaftaran online. Pada isian nomor 10 yg berjudul Persyaratan Khusus, pilihannya adalah "Pemegang KITAS/KITAP" dan "Visa". Untuk pemilik visa waiver Jepang berarti yg dipilih adalah yang "Visa" ya mbak? Dan nomor yg dimasukkan adl nomor yg ada di bagian bawah stiker visa waiver kita?

    Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba betul sekali hehehe...

      Met traveling ya mba

      Delete