Transportasi dari Shirakawa-go ke Ainokura dan Suganuma

Transportasi Dari Shirakawa-go ke Ainokura dan Suganuma - Setelah semalam menginap di kawasan Shirakawago dan tinggal di penginapan rumah Gassho style, pagi harinya saya mengunjungi Ainokura dan Suganuma. Banyak yang masih asing, namun ada juga yang sudah mengenal tentang Ainokura dan Suganuma yang sama-sama merupakan desa bersejarah yang diakui UNESCO world heritage site pada tahun 1995 seperti Shirakawago.

BeautyPlus_20190203183919107_save
hujan di Ainokura
.

Mengenal Shirakawago, Ainokura dan Suganuma 
Sebelumnya saya sudah bercerita dan menulis pengalaman saya Transportasi dan Penginapan di Shirakawago. Awal-awal menyusun itinerary saya bingung tentang letak dan perbedaan antara Shirakawa-go, Ainokura dan Suganuma. Setelah tahu dari informasi browsing, saya merencanakan mengunjungi semua tempat-tempat tersebut.


IMG_2476-01
Ainokura


Shirakawa-go yang juga desa disebut ogimachi ini terletak di Prefektur (atau Provinsi) Toyama, dengan Ainokura dan Suganuma letaknya berdekatan, namun tidak bisa dijangkau jalan kaki harus naik bis. Shirakawa-go, Ainokura dan Suganuma sama-sama menawarkan suasana desa Gashho yang sudah ada sejak 250 tahun yang lalu. Perbedaannya Shirakawa-go lebih disulap turis dibandingkan Ainokura dan Suganuma. 

Transportasi Dari Shirakawa-go ke Ainokura dan Suganuma
Dari Shirakawago saya mengambil bus Kaetsuno World Heritage. Untuk tempat pemberhentian busnya ada di Tourist Information Center Shirakawa-go. Weekend ada jadwal 6x perjalanan dan weekend 9x perjalanan menuju ke Ainokura dan Suganuma.


IMG_2448-01
Bus Kaetsuno World Heritage
Dari Shirakawa-go ke Ainokura saya dikenakan biaya 1.300 yen untuk sekali jalan. Lumayan sih biayanya pulang pergi total biayanya 2600 yen atau Rp. 330.000,- (kurs Rp. 130,-). Sebenarnya saya juga berencana sekalian ke Suganuma, namun saya kelewatan turun hehehehe karena ketiduran, ya udahlah Suganuma dengan terpaksa saya skip.

Untuk sistem pembayarannya adalah naik bus dahulu, lalu pembayarannya ketika akan turun. Bagaimana tahu biaya tiketnya? Kalau bingung nanti driver akan memberitahukan biaya tiketnya, tapi nanti akan terlihat di LCD bus diatas driver. Pembayarannya bisa menggunakan uang tunai.

Jadwal Bus Kawtsuno World Heritage dan Biayanya


Jalan-jalan ke Ainokura  
Saya turun di "Ainokuraguchi" setelah 45 menit perjalanan dari Shirakawa-go, setelah itu saya harus jalan kaki sekitar 300 meter menuju ke Ainokura Village. Hujan turun dengan derasnya, saya sudah persiapan membawa payung transparan ala Jepang, namun tetap merepotkan karena saya susah untuk foto dan kabut membuat penglihatan berkurang.

IMG_2548-01
tempat pemberhentian bus di Ainokura
IMG_2449-01
Dari sini jalan 300 meter
IMG_2456-01
parkiran mobil di Ainokura

Sama halnya di Shirakawa-go, di Ainokura ini juga ada Tourist Information cuma bedanya tidak ada orangnya, entah itu karena hujan atau memang tiap harinya sengaja kosong. Untuk map, saya bisa ambil gratis di Tourist Information, begitu juga ada sewa payung yang bisa ambil dan bayar sendiri dikotak yang disediakan, ya kalau nggak bayar pun nggak ada yang tahu hehhehe.. bahkan untuk buah-buahan pun dijual dengan ambil dan bayar sendiri tanpa ada orang yang menjualnya. Nggak salah kalau orang Jepang katanya "jujur" dan nggak berperasangka akan ada "maling".


IMG_2542-01
Tourist Information
IMG_2541-01
buah-buahan juga dijual tanpa penjualnya :)
IMG_2461-01
rental umbrella, ambil dan bayar sendiri
IMG_2540-01
map

Di Ainokura menurut saya suasananya mirip sama di Shirakawa-go, ada banyak restoran, kuil, toko souvenir, museum, dan rumah penduduk yang tinggal di Gassho. Dengan map yang saya bawa, saya mengunjungi satu persatu spot point yang wajib dikunjungi. Untuk beberapa museum yang berbayar saya skip, karena sayang aja sama uangnya.


IMG_2463-01
IMG_2508-01
IMG_2481-02
Toko Souvenir

IMG_2526-01
IMG_2516-01

2019-02-03_08-46-45
IMG_2501-01-03

Dibandingkan dengan Shirakawa-go, di Ainokura lebih sepi. Tapi kalau memang pengen suasana yang tidak terlalu tourist cocoknya memilih Ainokura. Untuk kehidupan sehari-hari, penduduk di Ainokura menanam labu, semangka, melon dan juga padi yang dapat kita lihat langsung karena lokasinya di tengah-tengah desa.


IMG_2529-01
IMG_2496-01
IMG_2519-01
IMG_2498-01

Saya puas mengelilingi Ainokura sekitar 1,5 jam dengan jalan kaki. Setelah itu saya kembali lagi ke Shirakawa-go. Menurut saya Ainokura bisa di skip kalau sudah ke Shirakawa-go karena suasananya hampir sama.

IMG_2546-01
tempat menunggu bus perjalanan pulang ke shirakawa-go

CONVERSATION

2 komentar:

  1. Halooo, Mbak Vika : Indahnya, serunya, cantiknya mbak dan pemandangannya. AKu belum pernah halan2 kayak gini. Foto2nya bagus2 banget. Lucu juga ya ada rental payung yang ambil sendiri. Jualan buah ga kelihatan penjualnya hehehe. Toko souvenirnya unik deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitulah Jepang tidak ada yang dicurigai wkwkkwkwk iya nih aku juga suka banget konsep desa wisata yang Jepang banget

      Delete

Instagram

Follow Us