Cara Mengurus E-paspor di Surabaya

Cara Mengurus E-Paspor di Surabaya - Tahun 2016 ini paspor saya habis masa berlakunya, masih rencana mengurus perpanjangannya saya sudah dibuat bingung dengan pemilihan jenis paspor yang akan saya pilih. Jenis paspor ada dua yaitu paspor biasa dan E-paspor. Kedua paspor tersebut fungsinya sama yaitu untuk identitas kita sebagai warga negara Indonesia di luar negeri. Yang membedakan adalah E-paspor menggunakan chip digital dengan berbagai keistimewaannya.

E-paspor perawatannya lebih istimewa karena tidak boleh dilipat, terkena air dan terkena panas yang berlebihan, untuk menjaga chip tidak rusak. Bahkan salah satu pembaca saya sempat curhat kalau E-paspor itu gampang rusak, dan dia dibuat repot ketika jalan-jalan di Eropa, paspor tersebut chipsnya rusak. Akhirnya setiap negara Schengen yang dia datangi, dia harus diinterogasi diruang khusus karena dikira paspor ilegal. Duh, makin mengkeret kan saya jadinya tentang E-paspor.


Ini yang membuat saya makin galau tentang E-paspor
Lama memutuskan untuk memperpanjang jenis paspor yang saya pilih, akhirnya saya balik lagi pada pilihan saya yaitu E-paspor. Alasan saya karena ada bebas visa Jepang selama tiga tahun dan kemudahan mengurus visa Taiwan dengan online. Setidaknya dua negara tersebut adalah target traveling saya selanjutnya.

Sudah siap membuka website imigrasi online, ternyata mulai tahun 2015 akhir E-paspor tidak bisa didaftarkan secara online, harus datang langsung ke Imigrasi. Duh, makin nanar dan malas mengingat antrian imigrasi. Iseng saya menelepon travel agent untuk mempertanyakan biaya pembuatan E-paspor dan biayanya adalah Rp 1.400.000,- Gilak, padahal normalnya kalau mengurus sendiri adalah Rp. 655.000,-

Akhirnya saya mengurus sendiri Ke Kantor Imigrasi Klas I Surabaya yang di Waru, khusus di Maspion Square (Giant Pondok Chandra) pelayanan menggunakan E-paspor tidak dilayani. Karena E-paspor ini masih istimewa jadi pengurusan E-Paspor hanya ada di Jakarta, Batam dan Surabaya saja.

Saya datang pagi tepat pukul 07.00. Jam segitu antrian imigrasi sudah lumayan banyak. Bahkan saya penasaran yang mendapat urutan nomor satu itu datang jam berapa? Katanya sih sebelum sholat shubuh dia sudah datang, dan sholat shubuhnya di Imigrasi situ hihihi niat banget ini orang.

Mengurus paspor tahun 2016 ini, jelas berbeda dengan 5 tahun lalu saya mengurus paspor. Sekarang lebih tertib dan rapi. Ketika datang sebelum kantor imigrasi dibuka, kami sudah antri berdiri dengan konsep letter "U". Akan ada Satpam yang sedikit memberikan pengarahan sebelum kita masuk kedalam ruangan imigrasi untuk mengambil nomor antrian.

Antrian di Imigrasi Waru pada pukul 07.00, sebelah kiri adalah antrian awal dan sebelah kanan adalah antrian terakhir


Urutan proses mengurus E-paspor di Surabaya, adalah sebagai berikut
  • Mengurus paspor dimulai pukul 07.30 sampai dengan pukul 10.00 pagi. Jadi meskipun kita datang pukul 09.50 pun tetap dilayani. Jadi saya rasa tidak perlu datang terlalu pagi, jam 07.00 seperti saya kelihatannya sudah normal, dan mendapat nomor sekitar diatas 60-an. 
  • Tidak boleh diantrikan, meskipun suami istri. Jadi saya memperhatikan orang yang antri didepan saya, istrinya pulang dulu dan nanti akan kembali lagi ke imigrasi. Nah, maksud suaminya, karena sama-sama suami istri ketika mengambil nomor antrian sang suami niatnya mengambil nomor istrinya ternyata tidak boleh. Jadi sang istri-pun antri lagi entah nomor berapa. 
  •  Semua formulir, dan map adalah gratis, dan diberikan sewaktu pintu masuk imigrasi dibuka. Nantinya disini akan ada pengecekan kelengkapan syarat pembuatan paspor dan beserta foto copy-nya yang harus A-4 (wajib). 
  • Syarat permohonan paspor adalah :
  1.  kartu tanda penduduk yang masih berlaku atau surat keterangan pindah keluar negeri;
  2.  kartu keluarga; akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis . Untuk poin nomor tiga ini adalah atau jadi pilih salah satu saja. 
  3. Bagi mahasiswa menyertakan KTM, tidak perlu surat keterangan mahasiswa
  4.  Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa. 

Saya membawa KTP, ijazah SD (ijazah SD ada nama ayah saya sebagai pengganti akta kelahiran), Kartu Keluarga dan Paspor Lama saya. 

Semuanya harus di foto copy A4 dan paspor lama pun di Foto Copy bagian depan dan belakang yang ada data diri. Oia, satu lagi yang harus diperhatikan dan kebanyakan yang dilihat pertama kali oleh petugas imigrasi adalah Kartu Keluarga yang tidak ditanda tangani oleh Kepala Keluarga

Dan saya hampir disuruh pulang karena hal tersebut, karena Kartu Keluarga saya tidak ada tanda tangan suami dan sudah di laminating. Argggh stresskan. Saya lolos mendapatkan nomor antrian karena di Foto Copy Kartu Keluarga yang saya bawa ada tanda tangan suami. 
    Suasana di dalam kantor imigrasi
  • Setelah mendapat nomor urutan 65, saya mengisi formulir dan mengisi nama di map yang di bagikan. Untuk yang memperpanjang tidak perlu memakai materai, sedangkan paspor baru wajib melampirkan materai. 
 
  • Saya kemudian dipanggil untuk wawancara sekitar pukul 10.30. Semua data saya lengkap, foto copy dan berkas asli pun saya bawa. 
TAPI, lagi-lagi saya dipermasalahkan karena Kartu Keluarga saya tidak ada tanda tangan suami. Lagi-lagi saya disuruh pulang dan kembali dengan membawa tanda tangani suami, duh... 

Mungkin karena tidak tega dengan ekspresi saya yang terlihat sedih, petugas imigrasi bilang ke saya "Beli bolpoin sana gih ke Koperasi dan tanda tangi Kartu Keluarganya." Sampai di Koperasi saya bingung maksud perkataan petugas tadi, bahkan kertas Kartu Keluarga sudah saya gunting pinggirnya agar laminatingnya lepas tetap untuk saya tanda tangani, tetap tidak bisa karena sudah lengket. 

Di tengah kegalauan hati, ada seseorang menyarankan saya untuk membeli saja bolpoint yang sejenis boardmarker, nah lalu saya tanda tangani diatas kertas plastik laminating tadi hahahaha berhasil, untung hafal tanda tangan suami. 

  • Selesai masalah Kartu Keluarga yang membuat saya panas dingin karena disuruh pulang, saya balik lagi ke petugas imigrasi tadi. File lengkap, didata dan foto akhirnya beres.
  •  Pembayaran baru bisa dilakukan diatas jam 14.00 di Bank BNI manapun dengan membawa kertas bukti dari imigrasi. Jam 12.00 pun akhirnya semua urusan di Imigrasi selesai.
Karena saya malas membayar di Loket BNI karena antrian yang panjang, saya menunda pembayaran tersebut menjadi dua hari kemudian. Batas pembayarannya memang adalah 7 hari dari kedatangan kita. Namun, saya menyesalinya karena menunda pembayarannya sama halnya menunda paspor untuk segera selesai. Jadi proses cetak paspor akan dilaksanakan jika kita sudah membayarnya, bukan dihitung dari kedatangan kita.

Proses pembuatan E-paspor adalah 5 hari kerja, sedangkan paspor biasa lebih cepat yaitu 4 hari kerja. Saya selalu memantau perkembangan E-paspor saya di website imigrasi dengan memasukkan nomor permohonan di "Status Permohonan Personal" dan kemudian di klik Lanjut. Tahapannya adalah Proses Cetak, Uji Paspor dan Serahkan Paspor. Pengambilan paspor dilayani sampai pukul 16.00, setelah mengambil paspor, wajib di foto copy dan membeli sampul Rp. 5.000,- Foto copy tersebut diserahkan lagi ke petugas pengambilan paspor.

Cara Mengurus E-paspor di Surabaya itu mudah sekali, asal dengan membawa data yang lengkap. Belajar dari kesalahan saya, jangan lupa Kartu Keluarga wajib di tanda tangani Kepala Keluarga dan Datang pukul 07.00 pagi sudah cukup, tidak perlu terlalu lagi karena akan capek antri dengan berdiri didepan pintu masuk kantor Imigrasi. Jangan lupa memakai baju berkerah, tidak memakai rok mini diatas lutut dan sandal jepit.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya
Jl Letjen S Parman 58 A Waru - Sidoarjo
Open :
07.30 - 16.00
Telp :
031.8531785
Biaya Pembuatan Paspor :
E-paspor Rp 655.000,-
Biaya Parkir :
Rp. 10.000,-
Biaya Sampul Paspor
Rp. 5.000,-

Update (Agustus 2016):
Untuk sementara Kantor Imigrasi Waru masih renovasi pindah ke Graha Pena Lt 1, perkiraan selesai Mei 2017. (Thank to Rianti atas informasinya)

Find Me :

You Might Also Like

56 komentar

  1. waddow...lumayan ribet jg ya bun.
    kalo sampe ngantri begitu bisa kram saya menunggunya. hihi

    ReplyDelete
  2. Intinya dilengkapi benar2 yah biar gak bolak balik. Good info mba. Salam kenal

    ReplyDelete
  3. Intinya sebelum berangkat mesti cek data lengkap atau belum ya, Mbak?

    ReplyDelete
  4. aduh ternyata harus siap antri dan gak bisa tunda2 segala hal ya mbak, tapi pasti rasanya lbh puas krn bisa ngurus passport sendiri ya :-)

    ReplyDelete
  5. waduh, berarti kalau punya e-passport harus dijaga banget, ya. Kadang saya suka ceroboh

    ReplyDelete
  6. wah bikin juga ahhhhh pengen banget bikin

    ReplyDelete
  7. Kalau urus paspor untuk anak pun anaknya harus ikut ngantri ya Vika?

    ReplyDelete
  8. Saya pernahnya bareng mama ngurus paspor biasa bukan e-paspor dan itu di pontianak. Disana prosesnya pake nomor urut kayak di bank-bank gitu mbak. Ada kursi tunggunya juga. Tapi ya gitu karna saking ramainya yang mau ngurus, kadang gak kebagian kursi. Jadinya berdiri deh.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. Terima kasih infonya. Bermanfaat banget...

    ReplyDelete
  11. Mbak boleh nanya kan ya? hehe
    kemarin saya baru buat paspor di Graha Pena (kantor sementara Kanim Klas 1 Sby), saya kan cuman karyawan swasta, tapi kok dimintain surat rekomendasi perusahaan ya? bukannya surat tsb berlaku untuk PNS, TNI, Polri, BUMN dkk?
    Saya bingung kalo dimintain surat rekom dr kantor, soalnya kantor pusat ada di jkt (di sby cuman kantor cabang distributor) dan bakal ribet banget kalo berurusan sama HO saya xixixixiii
    Sorry mba, jadi curhat hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba

      Semua yg bekerja wajib melampirkan surat ket kerja dengan rekomendasi atasan, bahkan karyawan toko pun harus melampirkan surat ket kerja dan cap toko.

      Terkait surat ket kerja mba, cukup dengan rekomendasi ket kerja dari pimpinan distributor, surat berkop dan cap perusahaan serta ttd pimpinan. intinya sih menjamin kembali ke Indonesia dan bekerja kembali di perusahaan tersebut.

      Delete
    2. bagaimana dengan yg statusnya masih mahasiswa/sekolah mbak ?

      apakah harus melampirkan surat keterangan mahasiswa ?

      Trima kasih

      Delete
    3. Iya melampirkan surat ket mahasiswa

      Delete
    4. Mba rianti, mau tnya nih.. bikin epassport nya bener yg di graha pena ya mba? Masih belum balik ke waru mba? Makasih..

      Delete
    5. nambahi informasi Mbak Vika

      tadi saya mengurus paspor biasa ke epassport di imigrasi graha pena

      untuk mahasiswa surat keterangan mahasiswa ternyata tidak perlu

      cukup melampirkan foto kopi KTM (kartu tanda mahasiswa)

      dan hasil obrolan dg petugas imigrasi waktu ambil foto

      katanya kantor imigrasi waru akan beroperasi lagi bulan Mei2017

      jadi yah masih lama sih...

      dan nambahi lagi

      untuk epassport di kantor imigrasi graha pena

      prosesnya memakan waktu lama, kata petugas akan selesai dalam 4 minggu bagi yg mengajukan minggu ini

      karena sistem epassport sedang gangguan sejak 2 minggu lalu sampai sekarang

      Delete
    6. Wah makasih banget infonya Rianti..sangat membantu sekali buat teman-teman lainnya....jadi terharu nih #baper hihihihi

      Jadi saya update yah.. Buat mahasiswa cukup KTM saja tidak perlu surat ket mahasiswa dan Imigrasi Waru sementara pindah ke Graha Pena sampai Mei 2017.

      Delete
    7. betul mbak Vika, yg mahasiswa cukup foto KTM (tidak perlu dipotong) tidak perlu surat ket mahasiswa, bisa diupdate ke dalam artikel di atas

      tips tambahan untuk pembaca yg lain, pastikan tidak sedang buru-buru atau masih jauh keluar negeri, karena kalau lagi gangguan seperti yg saya alami sekarang e-paspor bisa memakan waktu 4 minggu

      Delete
    8. Terima Kasih Rianti :D sudah saya update ^^

      Delete
    9. kabar baru
      untuk sistem epaspor surabaya sudah kembali normal
      yg katanya 4 minggu baru selesai ternyata selesai dalam 2 minggu (termasuk tanggal merah,sabtu, minggu)


      Delete
    10. thank you dear atas informasinya :D

      Delete
    11. @mbak Rianti apa benar sudah normal mbak ? soalnya kemarin saya ke kantor imigrasi graha pena

      utk epaspor ada kertas pengumuman diproses 1 bulan

      jadi sangsi mau ngurus.. takut di-php-in

      Delete
  12. mbak itu diatas disebut 'mengurus paspor dimulai pukul 07.30 sampai dengan pukul 10.00 pagi'. berarti dalam satu hari tidak ada batas atau kuota untuk pengurusan paspor di hari itu ya mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Khusus Surabaya tidak ada kuota. 07.30 - 10.00 itu antrian untuk pengambilan form dan nomor antrian, tapi usahakan datang sebelum jam 8 ya..karena lebih pagi tentunya lebih baik.

      Delete
    2. makasih banyak ya mbak, infonya membantu banget. Jadi gak perlu datang shubuh banget buat dapat nomor antrian dan gak disuruh pulang lagi karena nomor antriannya habis

      Delete
  13. Mba mau tanya, klo epassport di surabaya dimana ya mba? Yg di waru itukah? Soalnya ada yg bilang pindah di graha pena krna yg di waru sedang di renov..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya yg di Waru, tapi untuk sementara masih pindah ke Graha Pena lt 1. Info saya dapat di website imigrasi, nanti kalo selesai renovasi akan kembali lagi ke Waru. Untuk yg di Maspion Square tidak melayani E-paspor.

      Delete
    2. Wah sampai kapan ya pindah ke graha pena. Apakah tetap tidak memakai sistem kuota di graha pena dan setelah kembali ke waru lagi tidak ya?

      Delete
    3. Untuk sampai kapannya saya belum tahu pasti, tapi memang di Graha Pena hanya sementara karena renovasi..jika sudah kembali ke Waru pastinya ada informasi di website.

      Mulai jan 2016 diseluruh imigrasi Indonesia sudah tidak memakai sistem kuota, pembatasan kuota dihapus oleh Ditjen Imigrasi. Jadi tidak perlu khawatir kehabisan kuota.

      Delete
  14. mbk mau tanya, katanya hrs ati2 bgt y klo e passpor...boleh d phtocopy g sih klo e passpor?...soalnya dulu wkt abis slesai bkin aq phtocopy lngsung bwt dokumen

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh kak ngga masalah, yg pasti jangan kena air dan terlalu lama terkena panas

      Delete
  15. Terima kasih atas informasi super lengkapnya mba! Sangat2 membantu! Semoga nanti saya bisa lolos apply epassport tanpa bulak balik hahahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. senang sekali jika artikel saya bermanfaat :D semoga sukses...

      Delete
  16. great info! mbak itu bayarnya harus di atas jam 14:00 ya? Btw ada nggak BNI yg deket Graha Pena?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya diatas jam 14, data kita baru masuk bank jam segitu. Ini ngga harus bayar via bank sih kak, lewat atm BNI juga bisa.

      BNI yg terdekat, mungkin di graha pangeran sebelah CITO.

      Delete
    2. thx for reply. setelah bayar di BNI apa kita harus kasih bukti pembayaran ke kanim? atau otomatis diproses jadi kita tinggal ambil paspornya 4 hari kemudian?

      Delete
    3. langsung di proses secara otomatis, nanti pengambilan paspor wajib membawa slip tersebut.

      Delete
    4. setelah paspor jadi apakah dapet notifikasi dari kanim atau kita telpon dulu?
      Btw apa di deket kanim ada fotokopian? In case fotokopi yg saya bawa formatnya nggak sesuai dan harus fotokopi lagi.

      Delete
    5. Bisa cek di website untuk status paspor.

      Ada. Untuk format asal menggunakan kertas A4 pasti benar :D

      Delete
    6. thank you so much. akhirnya jadi juga paspor elektronik saya. walk in tgl 1 Nov di graha pena, tgl 7 Nov bayar via ATM, tgl 17 Nov ambil paspor.
      tinggal visa waiver Jepang yg belom.

      Delete
    7. Wah akhirnya hehehehe.. anyway memang lebih gampang bayar di ATM daripada teller :D

      Cus langsung meluncur ke artikel saya visa waiver Jepang ya...#promosi hehehe

      Delete
  17. maaf mbak mau nanya, alamat lengkap imigrasi yg sekarang boleh tau gak soalnya saya mau bikin e paspor ini.

    ReplyDelete
  18. Halo. boleh tanya, website untuk melakukan pengecekan status permohonan epassport Surabaya dimana ya? Trims

    ReplyDelete
  19. Untuk penggantian dari paspor biasa ke e-paspor batas habis masa berlakunya berapa bulan ya? Soalnya ada yg bilang kurang dari 6 bulan baru boleh ajukan ganti e-passpor, ada juga yg bilang 1.5 tahun udah boleh.

    ReplyDelete
  20. hallo mbak, klo paspor msh berlaku setahun bisa ganti e paspor tdk?

    ReplyDelete
  21. Hallo mbk, mau tanya klw paspor masa berlaku kurang dari 6 bulan, ada masalah atau hambatan gk untuk pembuatan E-paspor?

    ReplyDelete
    Replies
    1. minimal expired harus kurang dari 6 bulan.

      Delete
  22. Mbk, klo wiraswasta apa harus mencantumkan surat kepemilikan usaha?

    ReplyDelete