Ketika akan jalan-jalan ke Pamekasan, saya sudah membuat list kuliner legendaris yang harus saya datangi. Memang banyak banget listnya sampai-sampai nggak bisa saya kunjungi karena “sangking maruknya”. Akhirnya saya coret-coret lagi daftar kuliner Pamekasan, saya kemudian menggolongkan makanan unik dan legendaris di Pamekasan yaitu Lontong Campur, Kaldu Kokot dan Soto Khas Pamekasan.


Kaldu Kokot 76 Pamekasan

Hari pertama di Pamekasan saya langsung kulineran di Kaldu Kokot 76 Pamekasan. Kaldu kokot merupakan makanan khas Madura, khususnya daerah Pamekasan dan Sumenep. Kebetulan lokasi Kaldu Kokot 76 sangat strategis yang terletak dipinggir jalan raya, jadi mudah banget dicari menggunakan GPS.
Untitled
Untitled

Kuah Kaldu kokot ini mirip sama sop buntut yang sering saya jumpai di Surabaya. Isinya ada balungan, tulang sumsum dan ada juga pakai daging kikil. Pilihan menunya ada Kaldu Kokot, Kaldu Kikil, Kaldu Iga, dan Kaldu Spesial.

Saya memesan kaldu kokot dan kaldu kikil yang harganya sama-sama 40 ribuan. Kaldu kikil penyajiannya istimewa, ada tulang besar bagian kaki dan sedotan untuk menyeruput sumsumnya. Entah mengapa meskipun saya sudah tahu kalau yang dihidangkan adalah kaki sapi tapi tidak ada rasa jijik. Tulangnya bersih, begitu juga dengan sumsum di dalamnya sudah diolah menjadi putih bersih. Bahkan aroma sapinya tidak bikin eneg sama sekali.


Untitled

Kaldu kokot pesanan saya tidak kalah istimewanya. Daging sumsum benar-benar empuk dan gurih kaldunya sangat khas.


Untitled

Rasanya boleh mirip-mirip sama kuah kaldu sop buntut. Namun ada yang istimewa dan lain daripada yang lain, yaitu kaldu kokot ini disandingkan dengan kacang hijau. Ya, kalau biasanya kita yang tahu adalah bubur kacang hijau, di sini malah disandingkan dengan kuah kaldu yang gurih.


Untitled

Mas suami merasakan sensasi aneh karena yang difikirkan kalau bubur kacang hijau harus manisyang ini malah asin. Tapi saya merasa nggak ada masalah sih dengan kacang hijaunya karena memang sensasinya ada di kacang hijaunya karena dikota lain tidak ada “panganan” unik ini.

 

Jl. Trunojoyo, Pamekasan

Jam Buka :

09.00 – 20.00 (Senin-Sabtu)

09.00 – 14.00 (Minggu)


Soto Ayam Keppo Pamekasan

Biasanya kalau di Surabaya, soto madura yang terkenal adalah soto dagingnya. Nah di Pamekasan, saya pengennya berburu kuliner Soto Ayam apakah juga sama enaknya dengan soto daging. Salah satu kuliner Soto Ayam Legendaris adalah Soto Ayam Keppo Depot SMU.

Oia, awalnya saya pikir Soto Keppo merupakan nama lain dari Soto Ayam madura, Keppo saya pikir kata dari Bahasa Madura. Rupanya nama “Keppo” adalah wilayahnya. Lokasi Soto Ayam Keppo berada dipinggir jalan Raya antara Pamekasan dan Sumenep, jadi sedikit keluar wilayah dari Pamekasan.

Soto Ayam khas  Pamekasan ini berwarna bening, dan tidak ada warna kuning pekat layaknya Soto Ayam di Surabaya karena memang tidak diberi kunyit. Rempahnya juga tidak terlalu kuat. Isian dari Soto Ayam ini adalah suwiran ayam, bihun, telur rebus, kentang, taoge dan gorengan crispy. Bisa pilih antara lontong dan juga nasi.


Untitled

Jl. Raya Sumenep, Pamekasan

Jam Buka :

05.30 – 22.00

 



Campur Bazar

Kuliner di Pamekasan yang bikin saya nggak bisa move on sama kota ini adalah Lontong Campur. Salah satu kuliner khasnya yaitu Campur Bazar.


Untitled

Pagi itu saya menuju ke Campur Bazar. Penjualnya adalah para ibu-ibu yang sibuk meracik lontong Campur. Pilihan menunya ada Campur Rujak dan Campur Tulang. Kebetulan saya pesan semua menunya, bahkan nasi ramesnya.


Untitled
Untitled

Sekitar 30 menit kemudian, makanan kami baru terhidang. Ya harap maklum karena suasananya memang lagi ramai-ramainya.

Sekilas makanan ini saya pikir lontong cap gomek. Namun ternyata rasanya beda. Seporsi Campur Rujak ada bihun, taoge, lontong, kripik tette adalah kripik singkong, lalu kuah santannya dicampur dengan kacang (kacang bumbu pecel). Kalau pesan yang Campur Tulang ditambah dengan daging iga.


Untitled

Sebenarnya kata orang Madura, Campor tuh memang ada beberapa versi, ada yang santannya pakai kuah kacang atau yang pakai santan saja namun ditambah dengan lorjuk. Santan pakai kuah kacang ini sudah dimodifikasi.


Untitled

Campur Bazar ini memang ueeeenak, sampai saya susah saya ngungkapin seenak apa…karena memang di Surabaya saya belum pernah menemukan makanan khas Madura yang seperti ini. Tahunya ya cuma Nasi Campur Madura pakai babat yang melimpah.

Pokoknya kalau ke Pamekasan wajib banget mampir ke Campur Bazar. Kalau ke Pamekasan lagi, saya juga pengen nyicipin Campur di tempat lainnya. Untuk harganya kalau nggak salah sih yang Campu Rujak 8ribu dan Campur Tulang 15 ribu saja.

Jalan Bazar 25

Pamekasan

Jam Buka :

06.00 -20.00



Es Sirup Sudi Mampir

Cuaca di Pamekasan memang gilak panas banget, suhu 35’ bikin lemes badan. Mungkin karena terletak nggak jauh dari laut makanya udaranya panas dan lengket. Nah isenglah saya browsing minuuman legendaris, lalu ketemulah saya dengan Es Sirup Sudi Mampir yang reviewnya katanya ueeenak mengingatkan zaman nostalgia.

Saya datang bersama ibu saya. Sekalian mengajak beliau apakah benar es sirup ini mengingatkan zaman beliau masih SD tahun 65-an. Awalnya saya bingung dengan lokasinya, sudah sampai di depan kok hanya ada TB Sudi Mampir, kok jualan alat tulis. Rupanya Es Sirup Sudi Mampir berada disebelah gang dari TB Sudi Mampir.

Warungnya sederhana ala-ala tempo doloe. Ada roti Kasur berukuran sedang yang terletak disetiap meja. Kami memesan es sirup seharga Rp. 5.000. Tak ada yang istimewa dalam penampilannya hanya ada gelas jadul lalu es berrwarna merah muda dan atasnya santan.

Lalu ketika saya seruput ada sensasi sirup yang belum saya temukan sejak kecil, lalu saya makan roti yang saya celupkan dengan es sirupnya…eh kok enak. Ibu saya manggut-manggut, iya ini es sirup yang ada sejak zaman SD ibu yang ada juga di Kota Jombang.

Ah…nikmatnya es Sirup Sudi Mampir Pamekasan.

Baiklah segitu saja ulasan saya mencicipi kulineran legendaris di Pamekasan, semoga bisa melanjutkan di edisi kulineran Pamekasan part II karena adik saya tinggal di Kota Pamekasan sampai 3 tahun ke depan.

Jalan Gladak Anyar

Pamekasan

Jam Buka :

08.30 - 21.00